Ia pun mengaku bosan mendengar alasan klasik dari sopir truk sampah.
“Alasan mogok, alasan gak ada solar, itu sering kami dengar dari sopir,” keluhnya mencontohkan.
Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis LH) Kota Tasikmalaya, Sandi Lesmana, membenarkan adanya kendala pada armada pengangkut.
Baca Juga:RS Islam Hj Siti Muniroh Kota Tasikmalaya Rayakan Milad ke-31Sidang Keempat Kasus Endang Juta: Saksi Sebut Tumpukan Pasir Berada di Luar Lahan Berizin
Ia menjelaskan, penumpukan terjadi karena truk khusus yang melayani wilayah Pasar Pancasila mengalami kerusakan atau mogok.
“Iya, mobil khusus ke sana ada trouble atau mogok. Tapi sekarang sudah jalan lagi. Kita sudah mengerahkan satu mobil untuk bergerak ke sana,” kata Sandi.
Sandi berharap dengan kembalinya armada beroperasi, tumpukan sampah di Pasar Pancasila dapat segera dibersihkan. Ke depan, ia berjanji akan melakukan evaluasi.
“Ini berbicara sampah, pastinya berkaitan dengan armada. Kita harus pastikan armada kita fit. Kemudian harus ada cadangan, antisipasi ke depan kalau ada yang mogok kita punya tenaga cadangan,” pungkasnya. (Firgiawan)
