Penerapan Tarif Progresif Bikin Juru Parkir di Kota Tasikmalaya Kelimpungan

parkir progresif di Kota Tasikmalaya
Papan pengumuman tarif parkir progresif terpampang di salah satu ruas jalan di Kota Tasikmalaya. (Firgiawan/radartasik.id)
0 Komentar

Sebelumnya, salah seorang warga asal Tamansari yang sering berkeliling di pusat kota, Eman (37) menilai bahwa penerapan tarif parkir itu akan efektif ketika menggunakan mesin.

Ketika masih dilakukan manual, dia ragu para juru parkir bisa mengingat atau mencatat durasi kendaraan yang parkir.

“Masalahnya kan harus ada catatan waktu untuk memastikan durasi parkir, kalau secara manual sepertinya (juru parkir) tidak akan bisa,” ucapnya.

Baca Juga:RS Islam Hj Siti Muniroh Kota Tasikmalaya Rayakan Milad ke-31Sidang Keempat Kasus Endang Juta: Saksi Sebut Tumpukan Pasir Berada di Luar Lahan Berizin

Belum lagi masalah tarif lanjutan perjamnya yang menggunakan nominal tanggung, Rp 250-Rp 750. Hal tersebut juga bisa efektif diterapkan ketika teknis pembayarannya menerapkan non tunai atau Qris.

“Kalau masih manual atau tunai sudah pasti (nominalnya) harus dibulatkan, seperti formalitas saja karena angkanya tidak rasional,” ujarnya. (Firgiawan)

0 Komentar