Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Sirnajaya semakin memahami pentingnya pengelolaan sampah sejak dini. “Pemanfaatan plastik menjadi paving block bukan sekadar solusi mengurangi pencemaran, melainkan juga inovasi berkelanjutan yang mampu memberi dampak positif bagi lingkungan dan kesejahteraan warga,” terangnya.
Kehadiran mahasiswa dalam program KKN Tematik ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan tinggi dapat berkontribusi langsung pada pembangunan desa. Dengan kolaborasi dan inovasi sederhana, sampah yang awalnya menjadi masalah bisa diubah menjadi sumber manfaat yang berkelanjutan. (Lisna Wati)