Ruben Loftus-Cheek sendiri juga menorehkan rekor pribadi. Gol sundulannya bukan hanya yang pertama musim ini, tapi juga menjadi gol sundulan dari situasi bola mati pertama Milan sejak September 2024.
Laga ini juga menandai penampilan ke-50 Loftus-Cheek di Serie A, menjadikannya pemain Inggris dengan jumlah pertandingan terbanyak kedua untuk Milan, hanya kalah dari Fikayo Tomori (131).
Sementara itu, Christian Pulisic mencatatkan gol kelimanya ke gawang Lecce, menjadikan klub asal Salento itu sebagai salah satu korban favoritnya, setara dengan Crystal Palace ketika ia masih bermain di Premier League.
Baca Juga:AC Milan Raih Kemenangan Perdana: Camarda Mati Kutu Dijaga GabbiaMedia Italia: Mantan Kapten AS Roma Ditawarkan ke AC Milan
Di kubu tuan rumah, Antonino Gallo melakoni laga ke-100 di Serie A bersama Lecce, bergabung dengan Falcone dan Baschirotto sebagai pemain aktif dengan penampilan terbanyak bagi Giallorossi.
Namun catatan itu ternoda dengan hasil minor, karena tim Di Francesco gagal mencetak gol dalam dua laga liga beruntun, sesuatu yang terakhir kali terjadi pada Februari lalu.
Meski sudah mendekati usia 40 tahun, Modric menegaskan bahwa semangatnya tetap membara.
Dengan pengalaman dan kualitasnya, Modric bukan hanya sekadar legenda hidup yang singgah di Serie A.
Ia berpotensi menjadi figur penting dalam ambisi Milan musim ini. Malam di Lecce menjadi bukti, usia bukanlah penghalang untuk terus mencetak sejarah.