Kekurangan 445 Petugas, Damkar Garut Terancam Kewalahan Hadapi Kebakaran Besar

Damkar Garut
Kendaraan pemadam kebakaran berjejer di Markas Komando (Mako) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Garut yang berada di Jalan Patriot, Kamis, 28 Agustus 2025. (Agi Sugiana/Radartasik.id)
0 Komentar

GARUT, RADARTASIK.ID – Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Garut menjadi garda terdepan dalam menghadapi bencana, mulai dari kebakaran hingga penyelamatan warga dalam kondisi darurat.

Namun di Kabupaten Garut, ketersediaan personel dan peralatan Damkar masih jauh dari kata ideal, sehingga berpotensi menghambat kinerja saat menghadapi situasi genting.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, mengungkapkan, jumlah sumber daya yang ada saat ini belum seimbang dengan kebutuhan di lapangan.

Baca Juga:Ribuan Ojol di Garut Desak Kapolri Pecat Polisi yang Melindas Affan Kurniawan Hingga Meninggal DuniaGarut Hadapi Ancaman Penyakit Rabies dengan 700 Dosis Vaksin, Siapkah Anda Melindungi Hewan Peliharaan?

Meski beberapa unit kendaraan pemadam sudah tersedia, masalah utama justru terletak pada minimnya personel Damkar Garut yang bertugas.

Eko menjelaskan, dari sisi peralatan, pihaknya masih menghadapi keterbatasan.

Sebagai contoh, alat tripod yang vital untuk pertolongan di medan vertikal hanya tersedia satu unit di seluruh Garut.

Padahal, kebutuhan akan alat semacam itu cukup tinggi, terutama mengingat kondisi geografis Garut yang bervariasi.

Selain itu, jumlah pos damkar juga masih belum mencukupi.

Idealnya, setiap kecamatan memiliki satu pos atau setidaknya tiga kecamatan dilayani oleh satu pos.

Dengan standar tersebut, Kabupaten Garut masih kekurangan empat pos tambahan.

Persoalan terbesar terletak pada ketersediaan tenaga pemadam.

Saat ini, Garut hanya memiliki 126 personel yang disebar ke 10 pos di berbagai wilayah, mulai dari Garut utara, kota, hingga selatan.

Angka tersebut masih jauh dari kebutuhan ideal, yakni 571 personel.

Dengan kata lain, Garut masih kekurangan sekitar 445 personel. ”Kita kekurangan personel,” ungkapnya, Kamis, 28 Agustus 2025.

Menurut Eko, kondisi ini membuat distribusi personel di setiap unit tidak seimbang.

Misalnya, dalam satu unit kendaraan pemadam seharusnya ada delapan orang.

Namun kenyataannya, satu unit hanya diisi oleh empat personel.

Baca Juga:Kesiapan Pemadam Kebakaran Garut Diuji Melalui Kompetisi Tugas: Apakah Mereka Siap Menyelamatkan Warga?Ditularkan Lewat Urin Tikus, Leptospirosis Mengancam Garut, Masyarakat Wajib Tanggap, 4 Meninggal

Hal ini jelas memengaruhi efektivitas tim ketika menghadapi kebakaran berskala besar maupun operasi penyelamatan lainnya.

Saat ini, pos damkar di Garut tersebar di beberapa wilayah, yakni:

Garut Utara: Kecamatan Leles, Limbangan, Malangbong, dan Pangatikan

Wilayah Kota: Markas Komando (Mako) dan pos Jalan Guntur

Garut Selatan: Kecamatan Cikajang, Pameungpeuk, Singajaya, dan Bungbulang

Meski sudah ada 10 pos, jumlah personel yang terbatas membuat kinerja di lapangan belum maksimal.

0 Komentar