Celtic gagal melaju ke Liga Champions setelah dihentikan Kairat lewat adu penalti, tapi mereka tetap tim dengan tradisi Eropa yang kuat.
Lawan berikutnya datang dari Denmark, Midtjylland yang hadir dengan formasi 4-3-3.
Franculino Djù, penyerang kelahiran 2004, jadi bintang utama. Musim lalu ia mencetak 16 gol plus enam assist, membuatnya masuk radar Roma.
Baca Juga:Lecce vs AC Milan: Ajang Camarda Unjuk Gigi di Depan AllegriPrediksi Skor dan Susunan Pemain Lecce vs AC Milan: Sabtu 28 Agustus Pukul 01.45 WIB
Mereka lolos setelah menyingkirkan Copenhagen di playoff, dan diyakini bisa memberi kejutan.
Nice juga tak kalah berbahaya. Dengan komposisi 4-3-3, mereka memiliki Moffi sebagai ujung tombak serta Boudaoui di lini tengah.
Meskipun tersingkir oleh Benfica di Liga Champions, klub asal Riviera itu tetap lawan yang sulit dihadapi.
Stuttgart, wakil Jerman, masuk grup dengan modal Piala Jerman musim lalu.
Dengan formasi 4-2-3-1, Stiller menjadi motor permainan di lini tengah, menggantikan peran Woltemade yang hengkang ke Newcastle dengan mahar €80 juta.
Terakhir, Panathinaikos dari Yunani yang melaju ke fase grup setelah menyingkirkan Samsunspor.
Skema 4-3-3 mereka dipimpin oleh Teté di lini depan, didukung Calabria dan Renato Sanches yang baru bergabung.
Baca Juga:Dibuang Gasperini, AC Milan Punya Waktu 5 Hari untuk Rekrut Artem DovbykNapoli Resmi Dapatkan Hojlund, AS Roma Intai Bek Cadangan Liverpool
Bagi Roma, undian ini jelas menghadirkan tantangan berat. Namun, Gasperini percaya, dengan persiapan matang, Giallorossi bisa datang ke babak final di Istanbul,