RADARTASIK.ID – Undian fase kejuaraan Liga Europa resmi digelar, dan AS Roma sudah mengetahui jalannya menuju ambisi besar di final Istanbul.
Gian Piero Gasperini kini punya gambaran siapa saja yang akan dihadapi anak asuhnya dalam perjuangan merebut trofi Eropa kedua dalam sejarah klub.
Delapan lawan menanti: Lille, Rangers, Viktoria Plzen, Celtic, Midtjylland, Nice, Stuttgart, dan Panathinaikos.
Baca Juga:Lecce vs AC Milan: Ajang Camarda Unjuk Gigi di Depan AllegriPrediksi Skor dan Susunan Pemain Lecce vs AC Milan: Sabtu 28 Agustus Pukul 01.45 WIB
Perjalanan panjang ini bukan hanya soal taktik, tetapi juga ujian mental setelah luka lama di final 2023 melawan Sevilla yang masih membekas.
Roma diperkirakan akan memulai petualangan dengan menjamu Lille di Olimpico.
Klub Prancis itu turun dengan skema 4-2-3-1, mengandalkan mantan striker AC Milan, Olivier Giroud yang kembali dari Amerika serta Edon Zhegrova yang jadi motor serangan.
Meski kehilangan Jonathan David ke Juventus, Lille tetap berbahaya dan bukan lawan yang tangguh dan tak mudah dikalahkan.
Tim ini lolos ke Liga Europa setelah finis kelima di Ligue 1, hanya kalah selisih gol dari Nice yang melaju ke kualifikasi Liga Champions.
Rangers menjadi lawan berikutnya. Klub Skotlandia itu membawa formasi 4-3-3 dengan Butland di bawah mistar dan lini depan yang dihuni Moore serta Dessers.
Bintang muda 18 tahun, Moore, bahkan sudah dipatok dengan nilai €15 juta.
Namun, Rangers datang ke Liga Europa dengan luka besar setelah dipermalukan Club Brugge 9-1 di babak play-off Liga Champions.
Baca Juga:Dibuang Gasperini, AC Milan Punya Waktu 5 Hari untuk Rekrut Artem DovbykNapoli Resmi Dapatkan Hojlund, AS Roma Intai Bek Cadangan Liverpool
Viktoria Plzen juga masuk daftar. Tim asal Republik Ceko ini memakai pola 3-4-1-2, dengan Durosinmi sebagai ancaman utama.
Striker Nigeria berusia 21 tahun itu dikenal cepat dan kuat, menjadi target utama dalam setiap serangan.
Mereka tersingkir dari Liga Champions oleh Rangers, tetapi masih cukup tangguh untuk bersaing di kompetisi kedua Eropa ini.
Celtic, sang juara Skotlandia, akan jadi lawan tangguh lainnya. Dengan skema 4-3-3, Daizen Maeda tetap jadi sosok paling berbahaya.
Penyerang asal Jepang itu sudah mencetak 33 gol sejak bergabung pada 2022 dan kini jadi ikon klub.
Selebrasinya yang khas ala karakter manga membuatnya semakin populer.