RADARTASIK.ID – Pada pameran pertanian yang baru-baru ini digelar di Kanada, para penjual peralatan pertanian mengalami kesulitan dalam meyakinkan petani untuk melakukan transaksi, mengingat kekhawatiran yang muncul terkait tarif Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.
Beberapa peralatan, seperti combine yang harganya mencapai lebih dari $800.000, menghadapi kemungkinan kenaikan harga mendadak akibat tarif Trump, yang tentu akan memberikan beban berat pada anggaran petani.
Pada 2 April, Kanada berhasil menghindari tarif global yang diberlakukan oleh pemerintahan Trump.
Baca Juga:Gara-Gara Tarif Baru Penjualan Saham TikTok Tertunda, China Keberatan, Trump Perpanjang Tenggat WaktuDampak Tarif 10 Persen Trump, Mengubah Wajah Perdagangan Global
Namun, Kanada tetap harus menghadapi tarif terhadap ekspor baja dan aluminium ke Amerika Serikat, serta pada mobil yang tidak memenuhi standar dalam perjanjian perdagangan Amerika Serikat-Meksiko-Kanada (USMCA).
Ketidakpastian mengenai apakah peralatan pertanian akan terkena tarif atau tarif balasan Kanada membuat petani merasa bingung, dan mengurus rincian tersebut diperkirakan akan memakan waktu berminggu-minggu.
Sementara itu, minat petani untuk membeli alat pertanian baru, seperti combine dan traktor, semakin menurun, dan produsen pun mulai menarik diri.
Pada bulan Maret, Case IH, salah satu produsen peralatan pertanian besar yang berbasis di Wisconsin, Amerika Serikat, memberitahukan ratusan pekerja di North Dakota dan Minnesota bahwa mereka akan mengalami pemutusan hubungan kerja.
Perusahaan tersebut tidak memberikan respons segera terhadap permintaan komentar yang diajukan Reuters.
Para petani, terutama yang berada di Saskatchewan—provinsi di Kanada yang menghasilkan sebagian besar gandum musim semi, canola, dan durum untuk ekspor—menunjukkan sikap hati-hati terhadap pengeluaran modal.
Bill Prybylski, Presiden Asosiasi Produsen Pertanian Saskatchewan, mengungkapkan bahwa petani di wilayah tersebut cenderung mengurangi pembelian peralatan mahal, seperti combine John Deere, yang ada di pameran pertanian bulan Maret.
Baca Juga:5 Kejadian Menyedihkan di Priangan Timur saat Libur Lebaran dalam Sehari, dari yang Meninggal hingga TerbakarCari Pengganti De Bruyne, Manchester City Kejar Pedri, Apakah Barcelona Rela Melepasnya?
Bahkan, meskipun para petani di acara tersebut tampak tertarik dengan berbagai peralatan seperti pemanen, penyemprot, dan pemungut batu, hanya sedikit yang akhirnya membeli.
Para produsen juga tidak lepas dari kekhawatiran terkait potensi dampak negatif tarif.
Derek Molnar, direktur pemasaran untuk produsen pemungut batu Degelman Industries, menjelaskan, ketidakpastian mengenai tarif membuat perusahaan kesulitan merencanakan masa depan, karena banyak kesepakatan pembelian peralatan pertanian dilakukan beberapa bulan atau bahkan setahun sebelum pengiriman.