Presiden Taiwan Bertemu Eksekutif Teknologi, Bahas Dampak Tarif AS

tarif AS
Ilustrasi Gedung Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC). (DALL-E)
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Presiden Taiwan Lai Ching-te, mengadakan pertemuan dengan eksekutif-eksekutif teknologi pada Sabtu, 5 April 2025, untuk membahas strategi respons terhadap tarif impor baru yang diterapkan oleh Amerika Serikat.

Dalam kesempatan tersebut, Lai berkomitmen untuk menjaga daya saing global Taiwan dan memastikan bahwa kepentingan negara tersebut tetap terlindungi.

Beberapa hari sebelumnya, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan kebijakan tarif impor yang melibatkan bea yang lebih tinggi untuk sejumlah negara mitra dagang, termasuk Taiwan.

Baca Juga:Tarif Trump Ancam Industri Peralatan Pertanian, Petani Terpaksa Menunda PembelianGara-Gara Tarif Baru Penjualan Saham TikTok Tertunda, China Keberatan, Trump Perpanjang Tenggat Waktu

Taiwan, yang memiliki surplus perdagangan besar dengan AS, kini menghadapi tarif sebesar 32 persen untuk produknya.

Namun, tarif yang diterapkan oleh AS tidak mencakup produk semikonduktor, yang merupakan ekspor utama Taiwan.

Dalam pertemuan yang digelar di kediaman resmi Presiden, Lai bertemu dengan para pemimpin industri untuk membahas dampak dari kebijakan tarif timbal balik yang diterapkan oleh AS.

Juru bicara Presiden, Karen Kuo, mengungkapkan, pertemuan ini bertujuan untuk membahas tantangan ekonomi dan perdagangan global yang dihadapi Taiwan.

Meskipun tidak disebutkan secara spesifik nama-nama perusahaan yang hadir, Kuo mengkonfirmasi, beberapa perwakilan dari sektor teknologi informasi dan komunikasi (ICT) turut serta.

Lai menekankan, tujuan utama pertemuan ini adalah untuk memberikan dukungan maksimal bagi industri, menjaga stabilitas ekonomi, serta memastikan daya saing global industri Taiwan.

Ia juga menekankan pentingnya melindungi kepentingan nasional dan memastikan kemajuan ekonomi Taiwan tetap berkelanjutan.

Baca Juga:Dampak Tarif 10 Persen Trump, Mengubah Wajah Perdagangan Global5 Kejadian Menyedihkan di Priangan Timur saat Libur Lebaran dalam Sehari, dari yang Meninggal hingga Terbakar

Sebagai salah satu pusat industri teknologi utama di dunia, Taiwan menjadi rumah bagi TSMC (Taiwan Semiconductor Manufacturing Company), yang merupakan pembuat chip kontrak terbesar di dunia.

TSMC berperan penting sebagai pemasok bagi perusahaan-perusahaan besar seperti Apple dan Nvidia.

Dalam pertemuan tersebut, beberapa eksekutif terkemuka, termasuk Wakil Direktur Utama TSMC, Cliff Hou, yang juga menjabat sebagai ketua Asosiasi Industri Semikonduktor Taiwan, serta Young Liu, ketua Foxconn, turut hadir.

Meskipun TSMC belum memberikan komentar mengenai kehadiran mereka dalam pertemuan tersebut, diketahui bahwa perusahaan ini sedang dalam periode tenang menjelang pengumuman hasil laba kuartal pertama yang dijadwalkan pada 17 April.

0 Komentar