Selama Libur Lebaran, Terjadi 43 Kasus Laka Laut di Pantai Pangandaran, Ada 2 Orang Meninggal Dunia

Pantai pangandaran
Wisatawan saat berlibur di Pantai Pangandaran. (Deni Nurdiansah/Radartasik.id)
0 Komentar

PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – Balawista Pangandaran mencatat, sebanyak 43 wisatawan mengalami laka laut selama libur lebaran dari tanggal 1 sampai 5 April 2025.

Sebanyak 43 wisatawan itu kebanyakan mengalami laka laut di beberapa titik zona bahaya sepanjang Pantai Barat Pangandaran.

Ketua Balawista Pangandaran Dodo Taryana mengatakan, dari 43 wisatawan yang mengalami laka laut, yang berhasil diselamatkan hanya 41 orang.

“Sedangkan dua orang lagi ditemukan meninggal dunia,” ungkapnya, Sabtu 5 April 2025.

Baca Juga:Korban Tenggelam di Pangandaran Ditemukan Dua Kilometer dari PantaiDestinasi Wisata di Garut Ini Masih Jarang Orang Tahu, Ini Daftar dan Lokasinya

Kemudian untuk wisatawan dewasa ataupun anak yang terpisah dari rombongan, tercatat mencapai 84 orang.

Hanya saja, dia menyebut kasusnya sudah selesai. Mereka sudah bisa dipertemukan kembali dengan keluarganya.

Sementara untuk kasus barang wisatawan yang hilang, kata dia, memang banyak orang yang melapor ke Balawista Pangandaran.

“Tapi, hampir 90 persen barang yang hilang itu tidak bisa ditemukan,” ucapnya.

Balawista Pangandaran mengimbau wisatawan untuk hati-hati ketika membawa barang berharga, seperti dompet dan lainnya.

Sebab, kata dia, saat barang berharga hilang, meski melapor, kemungkinan ditemukan kembali minim. “Paling 10 persen yang bisa ketemu,” ujarnya.

Kasatpolairud Polres Pangandaran Iptu Anang Tri Sodikin mengatakan, banyak wisatawan yang masih abai dengan rambu zona larangan.

Baca Juga:Wisatawan Meningkat, Tapi Hunian Hotel di Pantai Pangandaran Tak Pernah PenuhHingga H+3 Lebaran, 145.697 Wisatawan Berlibur ke Pantai Pangandaran

Bahkan petugas tidak bosan mengingatkanya. Namun masih ada saja yang bandel. “Ya kita imbau terus, mungkin karena ketidak tahuan,” ucapnya. (Deni Nurdiansah)

0 Komentar