Objek Wisata di Garut Diserbu Pengunjung, Polisi Antisipasi Pungutan Liar dan Premanisme

Objek wisata di garut
Salah satu objek wisata di Kabupaten Garut dipenuhi wisatawan. (Agi Sugiana/Radartasik.id)
0 Komentar

GARUT, RADARTASIK.ID – Sejumlah objek wisata di Garut dikunjungi banyak wisatawan di momen libur lebaran. Salah satunya TWA Gunung Papandayan.

Selain TWA Papandayan, beberapa objek wisata lain yang diserbu pengunjung seperti kawasan Situ Bagendit, Gunung Papandayan, pemandian cipanas, Taman Satwa Cikembulan.

Mengantisipasi aksi premanisme dan pungutan liar seiring meningkatnya jumlah pengunjung ke objek wisata, Polsek Cisurupan melakukan monitoring. Salah satunya ke Objek Wisata atau TWA Gunung Papandayan.

Baca Juga:Siap-Siap! Bakal Ada Mudik Gratis di Garut, Segini Kuota yang Tersedia56 Ribu Kendaraan Padati Jalur Garut-Tasikmalaya, Tanjakan Gentong Rawan, Banyak Mobil Mogok

Kapolsek Cisurupan AKP Asep Saepudin mengatakan, monitoring untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung yang berwisata selama libur panjang Lebaran.

Ia menyampaikan, beberapa hal disampaikan kepada pengunjung dan pengelola objek wisata di Garut ketika melakukan monitoring.

“Melakukan pemantauan terhadap para pengunjung yang datang, memberikan imbauan untuk selalu berhati-hati, dan memastikan keamanan di sekitar kawasan wisata,” ucapnya, Sabtu (5/4/2025).

Dia menyebut, Sabtu 5 April, TWA Gunung Papadayan dipadati pengunjun. Total ada sekitar 6.000 orang, yang terdiri dari berbagai aktivitas seperti hiking, camping, dan kunjungan ke kawasan Kawah Papadayan.

Dari laporan pengelola, rincian pengunjung terdiri dari hiking sebanyak 1.354 orang, camping 187 orang, kawah rute 4 sebanyak 175 orang dan kawah rute 2 sebanyak 272 orang.

Pihaknya mengimbau para pengunjung mematuhi aturan-aturan yang telah ditetapkan pengelola.

“Tetap mematuhi protokol keselamatan, menjaga kebersihan, dan selalu waspada saat berada di kawasan wisata alam yang memiliki medan yang cukup menantang,” katanya.

Dalam memastikan keamanan dan kenyamanan di tempat wisata, pihaknya akan terus melakukan pengawasan. (Agi Sugiana)

0 Komentar