Jalur Gentong Lancar, 200 Ribuan Kendaraan Sudah Melintas di Masa Arus Balik Tasikmalaya

Arus balik jalur gentong tasikmalaya, lalu lintas kendaraan,
Pengguna sepeda motor melintasi Jalur Lingkar Gentong dengan kecepatan normal di masa arus balik, Sabtu (5/4/2025)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Sudah lebih dari 200 ribu kendaraan melintas di Tasikmalaya menuju arah Bandung dan Jakarta. Meskipun jumlah tersebut belum sebanding dengan volume kendaraan saat masa mudik.

Pantauan Radar arus kendaraan di Sabtu sore (5/4/2025) arus lalu lintas di Jalur Gentong relatif ramai lancar dari kedua arah. Kendaraan-kendaraan pun dapat memacu kecepatannya di atas 20km per jam baik menunu Bandung atau sebaliknya.

Ada pun antrean kendaraan masih terjadi di wilayah Pamoyanan dan juga Ciawi yang memiliki banyak persimpangan dan menjadi area perlambatan arus lalu lintas. Pasalnya, intensitas keluar masuk simpang Pamoyanan dan Ciawi cukup tinggi.

Baca Juga:WASPADA! Tanjakan Jalur Gentong Bisa Bikin Mesin Mobil Ngadat di Masa Arus Balik LebaranLalu Lintas Arus Balik di Tanjakan Jalur Gentong Lancar, Tapi di Ciawi Padat

Hal itu cukup jauh jika dibandingkan dengan kondisi lalu lintas pada Jumat sore (4/4/2025) sampai Sabtu subuh (5/4/20225). Di mana antrean kendaraan terjadi sepanjang lebih dari 20km yakni mulai Kadipaten sampai dengan Rajapolah.

Berdasarkan data Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya, di masa mudik yakni 25 – 30 Maret 2025 tercatat sekitar 295.733 kendaraan yang melintas masuk dari arah Bandung. Jumlah tersebut didominasi sepeda motor dann kendaraan pribadi.

Sementara di masa arus balik, yakni 1 – 5 April 2025 jumlah kendaraan yang melintas ke arah Bandung dan Jakarta sedikitnya tercatat kurang lebih 271.041 kendaraan. Kendati demikian, angka-angka tersebut sebatas gambaran dan tidak bisa sepenuhnya menjadi acuan.

Pasalnya di arus balik pun arus kendaraan mudik dari barat ke timur masih terjadi, ditambah dengan wisatawan ke Tasikmalaya dan Pangandaran. Sehingga kepadatan arus balik masih bisa terjadi sampai beberapa hari ke depan.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP M Faruk Rozi mengatakan bahwa arus kendaraan memang menurun. Pihaknya pun tidak banyak melakukan rekayasa lalu lintas di wilayah Jalur Gentong saja. “Kita hanya berlakukan one way sepenggal (jarak pendek) dari Lingkar Gentong sampai perbatasan Garut,” ungkapnya.

Meskipun begitu pihaknya tetap bersiaga karena peningkatan arus masih bisa terjadi sewaktu-waktu. Terlebih masa libur lebaran belum selesai sehingga pemudik dan wisatawan sangat memungkinkan kembali memadati jalur arteri di wilayah hukumnya. “Lonjakan arus masih bisa terjadi, khususnya malam hari karena rata-rata kepadatan terjadi sejak Magrib dan malam hari,” imbuhnya.(rangga jatnika)

0 Komentar