TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Seorang pria bernama Ratim (42), warga Kampung Cikananga, Desa Nangelasari, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, dilaporkan hilang dan diduga hanyut saat memancing di Sungai Cipalu pada Rabu sore, 2 April 2025.
Kapolsek Cipatujah, AKP Supian, membenarkan adanya laporan mengenai insiden seorang pemancing di Kabupaten Tasikmalaya diduga hanyut.
Ia mengungkapkan bahwa korban dilaporkan hanyut saat tengah memancing di area Sungai Cipalu yang terletak di Desa Nangelasari, Kecamatan Cipatujah.
Baca Juga:5 Kejadian Menyedihkan di Priangan Timur saat Libur Lebaran dalam Sehari, dari yang Meninggal hingga TerbakarAnggota Polsek Cibalong Meninggal Saat Bertugas Akibat Kecelakaan di Tasikmalaya, Dimakamkan di Bandung
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, Ratim berangkat seorang diri dari rumah sekitar pukul 14.00 WIB dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra berwarna merah-hitam untuk memancing di sungai.
Namun hingga sore hari, tepatnya sekitar pukul 18.20 WIB, korban tak juga kembali ke rumah.
Istri korban yang merasa khawatir kemudian meminta anaknya, Rifan, bersama kerabat bernama Yogi, untuk mencari keberadaan Ratim di lokasi memancing.
Keduanya segera menuju ke Sungai Cipalu dan tiba di lokasi sekitar pukul 19.00 WIB.
Namun, setibanya di sana, mereka tidak menemukan Ratim, hanya sepeda motor milik korban yang terparkir di sekitar area sungai.
Mereka pun segera melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga.
Warga sekitar bersama keluarga kemudian berinisiatif melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
”Korban tidak ditemukan, selain kondisi air besar juga keruh, juga gelap karena pencarian malam hari,” ungkapnya kepada Radartasik.id, Kamis, 3 April 2025.
Baca Juga:Antisipasi Premanisme, Polres Tasikmalaya Perketat Pengamanan Objek Wisata Wilayah Kecamatan CikalongPemudik Meninggal di dalam Bus Budiman Jurusan Cilacap-Tasikmalaya di Terminal Tipe A Kota Banjar
Sebelum dinyatakan hilang, beberapa warga sempat melihat korban sedang memancing di bawah jembatan Sungai Cipalu.
Saat itu, hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Cipatujah dan aliran sungai terlihat cukup besar serta berwarna keruh.
Berdasarkan kesaksian tersebut, kuat dugaan bahwa korban terseret arus deras saat memancing.
Hari ini, Kamis, 3 April 2025, pencarian kembali dilakukan oleh tim gabungan dari aparat kepolisian, relawan, dan warga setempat.
Upaya penyisiran sungai dimulai dari titik terakhir di mana korban terlihat sedang memancing.
Hingga saat ini, proses pencarian masih terus berlangsung dengan harapan korban segera ditemukan. (Ujang Nandar)