PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – Meskipun jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pantai Barat Pangandaran terus meningkat saat libur Lebaran, tetapi hal tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat hunian hotel pada Rabu, 2 April 2025.
Menurut data dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran, pada 1 April 2025, tercatat sekitar 63.327 wisatawan yang berkunjung ke berbagai objek wisata di Pangandaran.
Objek wisata Pantai Pangandaran menjadi yang paling banyak dikunjungi dengan jumlah pengunjung mencapai 40.341 orang, diikuti oleh Pantai Batukaras yang dikunjungi oleh 10.996 wisatawan.
Baca Juga:Pulang dari Pangandaran, Mobil Warga Tasik Terbakar Sampai Hangus di Kota Banjar, Ada 8 Penumpang di DalamnyaLibur Lebaran, Wisatawan Asal Garut Hilang di Pantai Barat Pangandaran
Sementara itu, Pantai Karapyak tercatat menarik 4.414 wisatawan, Pantai Batuhiu 2.819, Green Canyon 372, dan Pantai Madasari 4.385 wisatawan.
Namun, meski tingkat kunjungan tinggi, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Pangandaran, Agus Mulyana, menyampaikan, tidak semua wisatawan yang datang menginap di hotel.
Ia menjelaskan, okupansi hotel di objek wisata Pantai Pangandaran, meskipun cukup tinggi, tidak mencapai 100 persen.
Pada Selasa malam, 1 April 2025, tingkat hunian hotel di Pantai Pangandaran tercatat mencapai 90 persen, sedangkan secara keseluruhan di Pangandaran, tingkat hunian hotel mencapai sekitar 60 persen.
Di sisi lain, tingkat hunian hotel di Pantai Karapyak hanya mencapai sekitar 30 persen, sementara Pantai Batukaras mengalami sedikit peningkatan dengan okupansi mencapai 80 persen.
Hal ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara objek wisata yang lebih populer seperti Pantai Pangandaran dan destinasi lainnya.
Agus juga menambahkan, banyak wisatawan memilih untuk tidak menginap di hotel, melainkan berkemah atau tidur di kendaraan pribadi mereka.
Baca Juga:Gak Cuma Pangandaran, Pantai Sindangkerta di Tasikmalaya Juga Jadi Serbuan Pengunjung14.404 Wisatawan Serbu Pantai Pangandaran di Hari Pertama Libur Lebaran
”Banyak wisatawan itu yang pergi ke pantai satu dua hari, tidur dengan cara camping, ada juga yang tidur di kendaraan roda empat,” tuturnya kepada Radartasik.id, Rabu, 2 April 2025.
Ia mengungkapkan, fenomena ini cukup umum terjadi, terutama bagi wisatawan yang hanya mengunjungi pantai untuk beberapa hari.
Fenomena serupa juga terjadi pada liburan tahun baru 2023, di mana hunian hotel sempat menurun akibat isu gempa bumi dan tsunami yang membuat beberapa wisatawan enggan berkunjung ke pantai. (Deni Nurdiansah)