Dalam penyelidikannya, Rini menemukan sepucuk surat dari neneknya yang ditujukan kepada Budiman Syailendra (Egy Fedly), seorang teman lama keluarganya.
Dari Budiman, Rini mengetahui bahwa neneknya dulu menentang pernikahan orang tuanya karena Mawarni dianggap tidak bisa memiliki anak.
Akibatnya, Mawarni diduga telah bergabung dengan sekte pemuja setan demi mendapatkan keturunan.
Baca Juga:Sinopsis Film Cek Toko Sebelah, Tayang di RCTI untuk Menemani Libur LebaranSinopsis Film Habibie & Ainun 3: Kisah Perjuangan Ainun Sebelum Bertemu Habibie, Tayang di MDTV
Situasi semakin mencekam saat Bondi mulai menunjukkan perilaku aneh, seolah-olah kerasukan, sementara Ian kerap mengalami gangguan makhluk halus.
Tony menemukan sebuah artikel dari majalah yang menyebutkan bahwa seorang anak yang lahir dari sekte pengabdi setan akan diambil kembali oleh sekte tersebut saat menginjak usia tujuh tahun.
Meskipun awalnya Rini mengabaikan hal tersebut, berbagai kejadian menyeramkan akhirnya membuat mereka mencari perlindungan kepada sang ustaz.
Malam semakin kelam ketika Hendra tewas dalam kecelakaan setelah menerima informasi penting dari Budiman.
Sementara itu, keluarga Rini yang diteror tanpa henti akhirnya memutuskan untuk pindah ke rusun.
Namun, tepat di ulang tahun Ian yang ketujuh, kebenaran yang lebih mengerikan mulai terungkap. Ian mulai berbicara dalam bahasa asing, padahal sebelumnya ia bisu.
Tak lama setelah itu, rumah mereka diserang oleh mayat hidup yang bangkit dari pemakaman.
Baca Juga:Sinopsis Film Bollywood Koi Mil Gaya: Tayang di Sinema Bintang ANTVDrama Komedi Ngenest Kembali Hadir di Film Liburan Lebaran RCTI, Simak Sinopsisnya!
Sang nenek yang selama ini berusaha melindungi keluarga mereka akhirnya berkorban untuk menahan para makhluk mengerikan tersebut.
Keluarga Rini berhasil melarikan diri dengan bantuan Budiman, tetapi setahun kemudian mereka mendapati bahwa mereka masih belum benar-benar terbebas dari ancaman sekte pengabdi setan.
Di tempat tinggal barunya, mereka didekati oleh seorang tetangga misterius yang ternyata memiliki hubungan dengan sekte tersebut, menandakan bahwa teror belum benar-benar berakhir.
“Pengabdi Setan” bukan hanya menawarkan horor yang mencekam, tetapi juga alur cerita yang mendalam dengan unsur keluarga dan kepercayaan mistis yang kental.
Dengan atmosfer yang mencekam dan eksekusi yang matang, film ini layak disebut sebagai salah satu film horor terbaik Indonesia.
Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan kembali ketegangan film ini dalam Movie Vaganza Trans7 pada 2 April 2025 pukul 22.45 WIB.
Bersiaplah untuk merasakan kengerian yang menghantui hingga akhir!.***