Longsor Timbun Jalan Raya Papayan Kabupaten Tasikmalaya, Akses ke 3 Kecamatan Sempat Terputus

Jalan Raya Papayan
Tim gabungan mengevakuasi material longsor yang menimbun Jalan Papayan di Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, pada Rabu petang, 2 April 2025. (Istimewa for Radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Tasikmalaya menyebabkan tebing longsor menutup jalan utama di kawasan Papayan, Kecamatan Jatiwaras, pada Rabu, 2 April 2025.

Kejadian tersebut terjadi tepatnya di Jalan Raya Papayan, yang menghubungkan Kecamatan Jatiwaras, Sukaraja, Salopa, dan Cikatomas.

Kepala Bidang Operasi dan Diklat Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Tasikmalaya, Asep Ahmad Fauzi, menjelaskan, longsoran yang terjadi mengakibatkan jalan utama tersebut tertutup sepenuhnya, sehingga tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Baca Juga:Polisi Otak-Atik Lalu Lintas Arus Balik di Tasikmalaya, Mobil Pebalik Sempat “Dilarang” Masuk Jalur GentongPulang dari Pangandaran, Mobil Warga Tasik Terbakar Sampai Hangus di Kota Banjar, Ada 8 Penumpang di Dalamnya

Saat ini, tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Tagana, dan Damkar langsung melakukan evakuasi untuk membersihkan material longsoran dan membuka kembali akses jalan.

Asep menambahkan, longsoran yang menimbun jalan mencapai ketinggian 25 meter dan lebar 40 meter.

”Untuk saat ini tim gabungan masih melakukan evakuasi agar jalan segera bisa dilalui kendaraan,” ungkapnya kepada Radartasik.id, Rabu, 2 April 2025.

Ketua Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, menyampaikan, kondisi terkini mengenai kondisi arus lalu lintas di titik longsor tersebut.

Setelah sempat tersendat dan tidak bisa dilalui, Jalan Papayan mulai dapat dilintasi secara bertahap setelah material longsoran berhasil dibersihkan.

Meskipun akses sudah dibuka, arus kendaraan masih cukup padat dan mengalir pelan.

Jembar mengungkapkan, longsor terjadi sekitar pukul 16.00 di Kampung Demunglandung, Desa Papayan, Kecamatan Jatiwaras. Longsor ini dipicu oleh hujan yang turun dengan intensitas tinggi.

Baca Juga:Libur Lebaran 2025, Kunjungan Wisatawan di Wahana Alam Parung Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya MerosotPramuka Kota Tasikmalaya Siaga di Posko Terpadu untuk Bantu Pemudik

Proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan berbagai peralatan, seperti cangkul, sekop, mesin alkon, mobil tangki, mobil Damkar, dan mesin chainsaw.

Meskipun begitu, kejadian ini menyebabkan kemacetan panjang, dan pihak berwenang melakukan pengaturan buka-tutup jalan untuk mengatur lalu lintas.

”Kami berharap informasi ini dapat membantu masyarakat atau pengendara memahami situasi dan kondisi di lapangan,” terangnya. (Diki Setiawan)

0 Komentar