PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – Seorang wisatawan asal Kabupaten Garut, tepatnya dari Desa Godog, Kecamatan Karangpawitan, dilaporkan hilang setelah terseret arus laut di Pantai Barat Pangandaran.
Korban tersebut, yang bernama Dede Sulaiman (15), dilaporkan tenggelam saat berenang di Pos 5 Pantai Barat pada Rabu, 2 April 2025, sekitar pukul 07.00 WIB.
Tim SAR gabungan segera dikerahkan untuk melakukan pencarian, dengan area pencarian mencakup sepanjang Pantai Barat, dari Pos 1 hingga Pos 5.
Baca Juga:Gak Cuma Pangandaran, Pantai Sindangkerta di Tasikmalaya Juga Jadi Serbuan Pengunjung14.404 Wisatawan Serbu Pantai Pangandaran di Hari Pertama Libur Lebaran
Ketua SAR Baracuda, Sakio, mengonfirmasi, peristiwa wisatawan asal Garut hilang merupakan kecelakaan laut yang terjadi di Pos 5, yang dikenal dengan kondisi arus laut yang cukup kuat dan berbahaya.
Sakio menjelaskan, Dede dan dua rekannya, Sabila Firdaus (13) dan Derga Hernandes (15), sedang berenang di lokasi tersebut saat kejadian.
Meskipun Pos 5 diketahui sebagai zona larangan untuk berenang karena kekuatan arus laut yang berbahaya, ketiga remaja ini tetap memilih untuk berenang.
Korban dilaporkan telah berada di pantai sejak pukul 06.00 WIB dan, hanya satu jam setelahnya, terbawa arus laut.
Beruntung, kedua temannya berhasil diselamatkan, meskipun Dede tidak berhasil selamat.
Sementara itu, Kasat Polairud Polres Pangandaran, Iptu Anang Tri Sodikin, mengungkapkan bahwa tim gabungan telah menggunakan jet ski, perahu, dan personel untuk memperluas pencarian.
”Sampai siang ini kita belum menemukan korban, kita lakukan pencarian sampai pukul 17.00,” terangnya. (Deni Nurdiansah)