RADARTASIK.ID – Inter Milan menghadapi krisis skuad jelang laga semifinal Coppa Italia melawan AC Milan pada 3 April mendatang.
Kondisi ini memaksa pelatih Simone Inzaghi untuk memanggil pemain dari tim Primavera guna menambah opsi.
Dalam konferensi pers usai kemenangan 2-1 atas Udinese, Inzaghi mengungkapkan alasan memnaggil pemain dari tim Primavera.
Baca Juga:Fabio Capello: AC Milan Tak Punya Peluang Menang Lawan Inter di Coppa ItaliaFederico Dimarco: Inter Berisiko Keluar Jalur Jika Kehilangan Ketenangan
“Hari ini saya hanya memiliki 15 pemain outfield yang siap, termasuk beberapa pemain Primavera yang harus membantu kami,” ujarnya dikutip dari Calciomercato.
Tiga nama yang dipanggil adalah bek Christos Alexiou, gelandang Thomas Berenbruch, dan penyerang Mattia Spinaccè.
Berikut Profil Tiga Pemain Primavera Inter
1. Christos Alexiou
Bek tengah berusia 19 tahun asal Yunani ini memiliki postur 186 cm dan bisa bermain dalam skema empat atau tiga bek.
Inter mendatangkannya dari Atromitos pada 2022, awalnya dengan status pinjaman sebelum dikontrak permanen.
Alexiou dikenal tangguh dalam duel dan terus beradaptasi dengan bahasa serta gaya bermain Italia.
2. Thomas Berenbruch
Gelandang ini bergabung dengan akademi Inter sejak U-14 setelah direkrut dari Renate.
Ia dikenal sebagai pemain dengan stamina tinggi dan naluri mencetak gol, sering dibandingkan dengan Nicolò Barella.
Baca Juga:Tak Lagi Diam Saat Dikritik, Simone Inzaghi Semakin Mirip Jose MourinhoBruno Giordano: Demi Liga Champions, Lazio Harus Bermain untuk Menang saat Melawan Torino
Musim panas lalu, meskipun mendapat tawaran dari klub lain, ia memilih bertahan dan akhirnya mendapat kesempatan debut di Liga Champions.
3. Mattia Spinaccè
Didatangkan dari Pordenone pada 2020, Spinaccè telah mencetak 35 gol di level akademi dan menjadi andalan tim nasional Italia dari U-16 hingga U-19.
Kontraknya diperpanjang pada Februari, dan ia kerap dibandingkan dengan striker Udinese, Lorenzo Lucca.
Ketiga pemain ini kini berpeluang unjuk gigi dalam laga besar melawan Milan, mengisi kekosongan yang ditinggalkan para pemain utama Inter yang absen.