RADAR TASIK.ID – Jurnalis Italia, Sandro Sabatini, menilai pelatih AC Milan, Sergio Conceicao, lebih buruk daripada Paulo Fonseca setelah Rossoneri takluk 2-1 dari Bologna.
Milan kembali terpuruk setelah sebelumnya kalah dari Torino dan semakin menjauh dari zona Liga Champions.
Dalam laga tunda yang sempat ditunda akibat banjir di Emilia Romagna pada 26 Oktober lalu, Rossoneri menyerah dari Bologna yang tampil lebih efektif di babak kedua.
Baca Juga:Kisah Unik Malcom Olivera: Pemain Brasil yang Dimiliki AS Roma Hanya SemalamEnzo Raiola Jelaskan Mengapa Anak Pelatih Timnas Indonesia Ini Gagal di AS Roma: "Ia Datang Terlalu Muda"
Tim asuhan Vincenzo Italiano bangkit setelah sempat tertinggal lewat gol Rafael Leao di babak pertama.
Pada babak kedua, Bologna berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol Santiago Castro dan memastikan kemenangan lewat Ndoye.
Berkat kemenangan ini, Bologna naik ke peringkat keenam, menyalip Fiorentina dan kini hanya berjarak lima poin dari Juventus di posisi keempat.
Sementara itu, kekalahan ini memperburuk situasi bagi Conceicao. Setelah tersingkir dari babak play-off Liga Champions, Milan kini terdampar di peringkat kedelapan, posisi yang dianggap sebagai target minimal yang seharusnya tidak boleh terlewatkan.
Rossoneri kini terpaut delapan poin dari zona Liga Champions yang menjadi terget minimal mereka.
Dalam konferensi persnya, Conceicao menyoroti gol Santiago Castro yang sebelumnya mengenai lengan pemain Bologna untuk membuat skor menjadi 1-1 pada menit ke-48 menimbulkan perdebatan.
Wasit Maurizio Mariani mengesahkan gol tersebut setelah berkonsultasi dengan VAR yang dipimpin Di Bello dan Paterna.
Baca Juga:Siapa Rayan Aït-Nouri, Bek Aljazair yang Diincar AC Milan untuk Gantikan Theo HernandezAS Roma Kembali ke Jalan yang Benar, Ranieri Inginkan Ancelotti sebagai Penggantinya
Mantan wasit Luca Marelli dalam analisanya di studio DAZN membenarkan keputusan wasit tersebut.
“Aturan mengenai kontak tangan dalam situasi seperti ini memang rumit. Jika Fabbian mencetak gol langsung, itu akan dianulir. Namun karena Castro yang mencetak gol, maka gol tetap sah,” ujarnya.
Menurut Marelli, regulasi soal handball tidak disengaja yang menghasilkan peluang atau gol bagi rekan setim bukanlah pelanggaran. Oleh karena itu, keputusan wasit dianggap sesuai dengan aturan.
Dalam kolom editorial di Calciomercato, jurnalis Sandro Sabatini menyoroti buruknya performa Milan di bawah Conceicao.”Milannya lebih buruk dari Fonseca, mungkin ini bukan sepenuhnya kesalahannya, tapi kita harus jujur mengakui kenyataan,” tulis Sabatini.