Para Pemain Senior Persib Mundur, Pola Latihan Pelatih Eropa Timur Ini Sungguh Melegenda

Para pemain senior Persib mundur
Para pemain senior Persib mundur karena latihan fisik era pelatih Persib Marek Janota, awal 1980-an sungguh luar biasa bagi para pemain Persib saat itu. Foto: Instagram
0 Komentar

BANDUNG, RADARTASIK.ID — Persib memiliki pelatih nyentrik asal Eropa Timur yang melegenda dalam sejarahnya. Karena mampu membangun generasi emas Persib Bandung.

Namun saat membangun generasi emas Persib, banyak pemain senior Persib mundur karena tak kuat dengan cara latihan pelatih Eropa Timur itu.

Para pemain senior Persib mundur karena latihan fisik era pelatih Persib Marek Janota, awal 1980-an sungguh luar biasa bagi para pemain Persib saat itu.

Baca Juga:Perkembangan Banding Sanksi Beckham Putra dari Bocoran Manajemen Persib Buat Bobotoh Deg-degan2 Tantangan Besar Persib Hadapi Persebaya, Tak Termasuk Banding Sanksi Beckham Putra yang Belum Klir

Kisah para senior Persib mundur tersebut diceritakan legenda Persib Bandung Ajat Sudrajat.

Awalnya, Ajat Sudrajat gabung Persib pada gelaran Piala Soeratin 1979 dan membawanya juara 3.

Sejak saat itu, Ajat Sudrajat mencatatkan diri bagian dari keluarga besar Persib Bandung.

Satu tahun kemudian, tepatnya 1980, Ajat bersama Persib B mengikuti turnamen Yusuf Cup di Makassar, Sulawesi Selatan.

Di Persib B, Ajat Sudrajat bersama Yusuf Bachtiar (Si Kancil Persib) menjadi pemain termuda di tim saat itu yang dilatih Isak Udin.

Ajat Sudrajat mengisahkan bahwa ketika itu usianya baru menginjak 18 tahun, sementara pemain lainnya rata-rata berusia antara 20 hingga 24 tahun.

Saat awal bergabung dengan Persib B, Ajat Sudrajat (Si Bocah Ajaib Persib) belum menempati posisi sebagai striker atau gelandang tengah.

Baca Juga:Pesan Khusus Bobotoh Cantik untuk Rachmat Irianto Setelah Persib Juara Liga 1: Tetap Rendah HatiBobotoh Cantik Ini Bersuami Legenda Persebaya, Putranya Angkat Trofi Juara Bersama Persib Bandung

Ia dimainkan di sektor sayap kanan karena kemampuan umpan silangnya yang akurat.

Keunggulan dalam melakukan crossing membuatnya dipertahankan di posisi tersebut.

Tak lama setelah kembali dari Yusuf Cup, Persib kedatangan pelatih asal Polandia, Marek Janota.

Pelatih Eropa nyentrik tersebut mulai menangani tim dan memanggil sejumlah pemain muda dari Persib B, termasuk Iwan Sunarya.

Namun, banyak di antara mereka, termasuk pemain senior Persib mundur.

Sebagian para senior Persib mundur karena tidak mampu bertahan dengan metode latihan fisik yang diterapkan Janota.

Saat itu, banyak pemain yang tidak mampu bertahan dengan metode latihan fisik yang diterapkan Janota, salah satunya pemain senior Persib, Itang yang akhirnya memutuskan mundur.

“Karena mereka tidak kuat latihan dengan Marek (Janota), akhirnya mereka pada mundur,” kenang Ajat Sudrajat di podcast Republik Bobotoh.

0 Komentar