Ini Rekam Jejak Jordi Cruyff yang Membuat Timnas Indonesia Optimis Lolos Piala Dunia 2026

Jordi Cruyff
Rekam jejak penasihat teknis PSSI Jordi Cruyff. (Instagram jordicryuff)
0 Komentar

JAKARTA, RADARTASIK.ID – Penasihat teknis PSSI Jordi Cruyff memiliki segudang pengalaman, baik saat bermain sebagai pemain maupun berkarier sebagai pelatih.

Jordi Cruyff direkomendasikan pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert untuk menjadi penasehat teknis PSSI.

Rekomendasi dari Patrick Kluivert langsung direspons positif oleh PSSI sehingga Jordi Cruyff resmi menjadi bagian dari federasi sepak bola Indonesia.

Baca Juga:Digelar Tanpa Suporter, Punggawa PSGC Ciamis Minta Doa dan Dukungan dari Warga CiamisPrediksi Starting Eleven PSGC Ciamis vs Persiba Balikpapan, Beruang Madu Punya 2 Mantan Pemain Persib

Rekam jejak yang dimiliki Jordi Cruyff diharapkan bisa membawa dampak positif bagi sepak bola tanah air termasuk Timnas Indonesia.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir percaya dengan pengalaman dan wawasan sepak bola yang dimiliki Jordi Cruyff bisa membawa Indonesia berkembang lebih pesat.

Pihaknya yakin kedatangan penasehat teknis asal Belanda itu bisa mendukung visi dan misi PSSI dalam memajukan sepak bola tanah air.

Erick Thohir mengungkapkan langkah untuk mendatangkan Jordi Cruyff bukanlah hal yang mudah. Karena itu, pihaknya mengapresiasi keseriusan Jordi yang ingin memajukan sepak bola Indonesia.

Sebelum terjun ke dunia pelatih, Jordi Cruyff mengawali karier sepak bolanya di Ajax Amsterdam pada tahun 1981 hingga 1988.

Setelah itu, dia melanjutkan karier juniornya ke FC Barcelona pada 1988 hingga 1992.

Kemudian di karier senior, penasehat teknis kelahiran 1974 ini telah memperkuat sejumlah klub elit Eropa mulai dari Barcelona, Manchester United, Celta Vigo hingga Espanyol.

Baca Juga:PSGC Ciamis Bersiap ke Liga 2, Punggawa Laskar Singacala Siap Tarung Lawan Persiba di Babak Playoff PromosiPemesanan Tiket Persib vs Persik Kediri Resmi Dibuka, Spesial Ramadhan 1446 H Harga Mulai Rp88.432

Setelah pensiun sebagai pemain, dia mulai terjun ke dunia kepelatihan. Pada tahun 2009 hingga 2010, dia mengawali karier kepelatihannya sebagai asisten pelatih Valleta.

Selanjutnya, pada 2012 hingga 2017, dia dipercaya menjadi direktur olahraga Maccabi Tel Aviv. Kemudian, pada 2017 hingga 2018 dia naik menjadi pelatih Maccabi Tel Aviv.

Pada 2020, dia dipercaya menjadi pelatih kepala Timnas Ekuador. Kemudian pada 2021-2022, dia dipercaya menjadi penasehat strategis FC Barcelona dan pada 2022 hingga 2023 dipercaya menjadi direktur olahraga FC Barcelona.

Rekam jejak Jordi Cruyff sebagai pemain dan pelatih ini menjadi modalnya saat bertugas menjadi penasehat teknis PSSI.

Perannya sebagai penasehat teknis sangat strategis. Dia akan memberikan arahan serta masukan mengenai pengembangan sepak bola, tidak hanya Timnas Indonesia tapi juga pengembangan grassroots.

Selain itu, pelatih kelahiran Belanda ini juga akan menyusun metodologi pelatihan untuk membantu para pelatih Timnas Indonesia, baik tim senior maupun junior.

0 Komentar