RADAR TASIK.ID – Pelatih AC Milan, Sergio Conceicao, menyiapkan Joao Felix sebagai senjata pamungkas dari bangku cadangan saat timnya bertandang ke markas Bologna pada Jumat, 28 Februari, pukul 02.45 WIB.
Laga ini krusial bagi Milan dalam perburuan posisi empat besar di Serie A, yang juga akan berpengaruh terhadap masa depan Conceicao sebagai pelatih.
Sejak tiba di Milan, Conceicao memiliki misi jelas untuk menanamkan kepemimpinannya dalam tim yang dianggap masih kurang dalam aspek tersebut.
Baca Juga:Empoli Singkirkan Juventus, Roberto D'Aversa: Para Pemain Telah Menulis Sejarah di Klub IniJuventus Disingkirkan Empoli di Coppa Italia, Thiago Motta: Saya Malu
Meskipun ia sukses mengantarkan Milan meraih Piala Super Italia, bahkan merayakannya dengan gaya santai, diiringi musik reggaeton dan cerutu di tangan, kenyataan di liga lebih rumit dari yang dibayangkannya.
Pendekatannya yang tegas dan terkadang keras tidak selalu diterima dengan baik oleh semua pemain. Bahkan, keputusan tersebut membuat Álvaro Morata memilih hengkang ke Galatasaray.
Menariknya, tidak ada konferensi pers jelang laga kontra Bologna.
Conceicao, yang dikenal sebagai komunikator ulung dengan jawaban lugas dan detail, lebih memilih fokus pada persiapan tim.
Ia menghabiskan waktu membedah kekuatan dan kelemahan Bologna, yang dilatih oleh Vincenzo Italiano, serta mengadakan diskusi intens dengan para pemain demi menjaga standar permainan tetap tinggi.
Salah satu strategi besar Conceicao untuk laga ini adalah perubahan susunan pemain. Tidak ada skema Fab Four seperti biasanya.
Sebagai gantinya, Milan akan bermain lebih seimbang dimana Fofana kembali ke starting XI untuk memperkuat lini tengah bersama Musah, sementara Reijnders didorong lebih ke depan.
Sedangkan Leão dan Pulisic tetap menjadi andalan di sisi sayap untuk mendukung Gimenez sebagai ujung tombak serangan.
Baca Juga:Gian Piero Gasperini Jadi Kandidat Kuat Pengganti Ranieri di AS RomaLautaro Martinez Diduga Tersangkut Kasus Penistaan Agama, Jaksa Cari Rekaman Audio
Kejutan terbesar adalah keputusan Conceicao untuk tidak menurunkan Joao Felix sejak awal laga.
Mantan pemain Barcelona itu tetap menjadi bagian penting dari tim, tetapi Conceicao melihat potensi dampak lebih besar jika Felix masuk dari bangku cadangan.
Kecepatan, kreativitas, dan kecerdikan pemain Portugal itu bisa menjadi pembeda dalam momen-momen krusial.
Keputusan ini menandakan strategi yang lebih fleksibel dari Conceicao, yang ingin memastikan Milan tampil dengan keseimbangan optimal tanpa kehilangan elemen kejutan.