Tidak Selalu Tegang, Polisi dan Aktivis Mahasiswa di Tasikmalaya Kolaborasi Bagikan Santunan Jelang Ramadan

Aktivis mahasiswa dan polisi tasikmalaya, kolaborasi bagikan santunan, aksi indonesia gelap
Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP M Faruk Rozi bersama aktivis mahasiswa dari Aliansi BEM Tasikmalaya (ABT) memberikan santunan kepada pengurus Yayasan Panti Asuhan Azzahra Kecamatan Tawang, Selasa (25/2/2025)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Meskipun kerap bentrok dengan suasana tegang saat aksi unjuk rasa, hubungan aparat kepolisian dengan aktivis mahasiswa tidak selalu demikian. Di luar aksi unjuk rasa, keduanya mampu bergerak bersama dalam kegiatan sosial.

Seperti Polres Tasikmalaya Kota yang sempat bersitegang dengan para aktivis mahasiswa saat aksi Indonesia Gelap di DPRD Kota Tasikmalaya pada Rabu (19/2/2025). Sebagaimana diketahui aksi tersebut diwarnai kericuhan yang mengakibatkan 3 polisi dan 1 aktivis mahasiswa luka-luka.

Namun suasana berbeda dalam bakti sosial Polres Tasikmalaya Kota bersama aktivis mahasiswa dari Unsil, STIA YPPT dan Stikes Respati Tasikmalaya yang menjadi representasi dari Aliansi BEM Tasikmalaya (ABT) pada Selasa sore, (26/2/2025). Di mana mereka memberikan santunan bersama ke Yayasan panti asuhan Azzahra dan Rumah Tahfidz Nurul Millah di Kecamatan Tawang.

Baca Juga:Terekam Kamera CCTV, Seorang Pria di Tasikmalaya Terseret Kereta Api dari Indihiang Sampai CipedesLaksanakan Instruksi Gubernur Jabar Dedi Mulyadi! Pemkot Tasikmalaya Bersih-Bersih Reklame “Basi”

Kedatangan rombongan polisi dan aktivis itu pun mendapat sambutan hangat dari anak-anak panti dan Rumah Tahfidz yang sedang mengaji. Santunan yang diberikan berupa beras, telur, mie instan dan jenis sembako lainnya.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP M Faruk Rozi menerangkan bahwa santunan tersebut dalam rangka menyambut bulan Ramadan. Pihaknya pun berterima kasih kepada aktivis mahasiswa dari ABT atas kolaborasinya dalam bakti sosial yang dilaksanakan. “Kami berharap kegiatan seperti kni bisa terus berlanjut dan semakin banyak pihak yang terlibat,” ungkapnya.

Adi Sasmita dari BEM Unsil mengatakan kegiatan ini bukan sekadar memberikan bantuan kepada yang membutuhkan saja. Di samping itu, juga membangun kepedulian sosial di masyarakat Kota Tasikmalaya.

“Semoga kegiatan ini bisa membawa manfaat dan menginspirasi daerah lain di Jawa Barat,” kata Adi.

Sejurus dengan itu, Yusa dari BEM STIA YPPT, berharap mahasiswa di Tasikmalaya dapat terus bekerja sama dengan kepolisian. Khususnya dalam gerakan-gerakan sosial yang bermanfaat untuk masyarakat. “Saya harap kedepan semua mahasiswa bisa terus bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk berbuat kebaikan kepada mereka yang membutuhkan,” tuturnya.

Bantuan tersebut disambut baik oleh Ketua Yayasan Azzahra, Rahman yang mengungkapkan rasa terima kasihnya. Dia mendoakan agar apa yang diberikan menjadi kebaikan bagi pra mahasiswa dan Polres Tasikmalaya Kota. “Kami bersyukur atas bantuan ini. Semoga menjadi amal kebaikan yang mendapat ganjaran dari Allah SWT,” katanya. (rangga jatnika)

0 Komentar