Pasar Kripto! Ethereum Terjun Bebas di Februari! Apakah Ini Akhir dari Dominasi ETH?

Ethereum
Pasar kripto kembali mengalami tekanan besar, dan Ethereum (ETH) menjadi salah satu aset yang terkena dampak paling signifikan
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Pasar kripto kembali mengalami tekanan besar, dan Ethereum (ETH) menjadi salah satu aset yang terkena dampak paling signifikan.

Pada bulan Februari ini, harga ETH telah turun lebih dari 23%, menjadikannya salah satu performa bulanan terburuk bagi altcoin terbesar di dunia.

Saat ini, harga Ethereum berada di bawah $2.500 setelah mengalami penurunan tajam hingga 8% hanya dalam satu hari.

Baca Juga:Harga Bitcoin Hari ini Anjlok ke $88.000! Terindikasi Masuk ke Dalam Wilayah Bear Market ?Harga Pi Network Berpotensi Tembus $5 di Maret 2024, Benarkah?

Penurunan ini dipicu oleh beberapa faktor, salah satunya adalah peretasan besar yang menimpa bursa kripto Bybit.

Insiden tersebut menambah ketidakpastian di pasar dan membuat investor ragu untuk menahan aset digital mereka, termasuk Ethereum.

Dengan situasi yang semakin sulit, banyak yang bertanya-tanya, apakah Ethereum akan terus turun di bulan-bulan berikutnya atau justru berbalik arah?

Ethereum (ETH) Mengalami Performa Terburuk di Februari

Februari 2025 bisa dibilang sebagai salah satu bulan terburuk bagi Ethereum dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan data pasar, harga ETH telah mengalami penurunan yang signifikan dalam waktu singkat.

Tren ini tidak hanya terjadi pada Ethereum, tetapi juga pada sebagian besar mata uang kripto lainnya yang tengah mengalami fase koreksi besar.

Menurut analis pasar, ada beberapa faktor utama yang menyebabkan Ethereum mengalami penurunan drastis:

1. Sentimen Pasar yang Bearish

Baca Juga:Pepecoin (PEPE) Turun 3,51% dalam Waktu 24 Jam, Kenapa Harga PEPE Turun Drastis Hari Ini?Harga Bitcoin Hari Ini 24 Februari 2025, Penurunan Mengejutkan, Apa yang Terjadi?

Banyak investor memilih untuk keluar dari aset kripto karena ketidakpastian ekonomi global, kebijakan suku bunga, serta potensi regulasi baru yang lebih ketat terhadap mata uang digital.

2. Peretasan Bursa Bybit

Kejadian peretasan di bursa kripto Bybit semakin memperburuk kepercayaan investor terhadap keamanan aset digital, termasuk Ethereum.

Serangan ini mengakibatkan hilangnya dana dalam jumlah besar, yang secara tidak langsung membuat banyak orang memilih menjual ETH mereka untuk menghindari potensi kerugian lebih lanjut.

3. Tekanan Makroekonomi

Kenaikan suku bunga oleh The Federal Reserve (The Fed) telah membuat banyak investor menarik aset mereka dari pasar kripto dan kembali ke aset yang lebih stabil seperti obligasi dan saham blue-chip.

Meskipun performa ETH di bulan Februari terbilang buruk, ada beberapa faktor yang dapat mendorong harga naik kembali.

0 Komentar