Musah (6)
Memulai pertandingan dengan energi tinggi dan memberikan keseimbangan di lini tengah.
Namun, ketika permainan Milan mulai terpecah menjadi dua blok yang tidak sinkron, ia kesulitan menjaga ritme permainan. (83’ Chukwueze – Tidak Dinilai)
Pulisic (6)
Malam yang sulit bagi pemain Amerika ini.
Milan tampaknya tidak memiliki rencana matang untuk membongkar pertahanan Feyenoord, membuat Pulisic harus banyak bergerak tanpa hasil yang berarti. (63’ Bartesaghi 6)
Baca Juga:Diving Konyol Theo Hernandez Bikin AC Milan Tersingkir dari Liga Champions, Feyenoord Ketawa pada AkhirnyaOrang Tua Murid TK PGRI Handayani Menjuarai Lomba Kreasi Seni di Kota Tasikmalaya
Joao Felix (5,5)
Terlihat kesulitan menemukan posisi yang tepat untuk menghubungkan lini tengah dan serangan.
Gerakannya yang terlalu lambat dan mudah ditebak membuatnya gagal memberikan ancaman nyata kepada lini pertahanan Feyenoord.
Rafael Leao (6)
Masih menjadi pemain paling berbahaya bagi Milan, tetapi inkonsistensinya dalam satu pertandingan menjadi masalah besar.
Beberapa peluang tercipta dari kakinya, tetapi ia gagal memberikan penyelesaian akhir yang efektif, terutama di saat-saat krusial.
Gimenez (6,5)
Memulai pertandingan dengan gol cepat yang membuat Milan unggul, tetapi gagal mempertahankan momentumnya.
Mantan rekan setimnya di Feyenoord tampaknya masih mengetahui cara untuk meredamnya. (71’ Fofana 6)
Pelatih: Conceicao (5)
Memilih strategi menyerang sejak awal tampaknya menjadi keputusan yang tepat, tetapi kurangnya keseimbangan di lini tengah dan pertahanan membuat Milan kehilangan kendali di babak kedua.
Baca Juga:Theo Hernandez Blunder! Diving Konyol Bikin AC Milan Main 10 OrangBeyond The Horizon: Komunitas CB150X Adventure Indonesia Rayakan Munas dan Kopdarnas ke-4 di Bogor
Kesalahan individu menjadi faktor utama kegagalan, tetapi sebagai pelatih, ia seharusnya bisa mengantisipasi situasi dengan lebih baik.
Feyenoord: Efisiensi Maksimal, Mental Kuat
Wellenreuther (6,5)
Kiper Feyenoord tidak terlalu sibuk, tetapi tampil solid dalam menjaga gawangnya.
Read (6), Beelen (5,5), Hancko (7), Smal (5,5)
Hancko menjadi pemain bertahan terbaik bagi Feyenoord dengan permainan lugas dan disiplin tinggi.
Beelen dan Smal memiliki beberapa momen kurang maksimal, tetapi tetap cukup efektif dalam menjaga lini belakang.
Milambo (5,5), Moder (6), Bueno (6,5) (75’ Stengs – Tidak Dinilai)
Lini tengah Feyenoord tidak terlalu dominan, tetapi cukup disiplin dalam bertahan dan efektif dalam transisi menyerang. Bueno menjadi pemain yang paling menonjol di sektor ini.
Hadj Moussa (6) (87’ Mitchell – Tidak Dinilai), Redmond (5,5) (64’ Carranza 7), Paixao (6,5)
Carranza menjadi pahlawan dengan gol penyama kedudukan, sementara Paixao juga tampil cukup baik dalam memberikan tekanan kepada pertahanan Milan.