“Mana yang dikosongkan, seperti apa hasil jobfit. Secepatnya lah, sesuai mekanisme saja. Harus ada rekomendasi BKN, rekomendasi Kemendagri, memang prosesnya membutuhkan waktu,” ungkapnya.
Seperti diketahui kekosongan jabatan di Kota Tasikmalaya bukannya berkurang, malah bertambah. Sebelumnya hanya 6 kursi eselon II yang kosong sejak lama.
Namun pada awal Januari 2025, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Adang Mulyana, wafat.
Baca Juga:Inilah Khasiat Daun Kelor yang Membuatnya Sangat Mahal di Eropa, Hanya Orang Kaya Mampu BeliMomen Penuh Keakraban, Perayaan 5 Tahun Honda ADV Club Karawang yang Tak Terlupakan
Kurang lebih seminggu berselang, kepala Inspektorat, Budiaman Sanusi juga wafat. Sehingga jumlah kursi eselon II yang kosong semakin bertambah. (Firgiawan)