Asep Noordin

PANGANDARAN, RADSIK – Pada 2023, kebijakan pendapatan daerah diproyeksikan pada asumsi bahwa kondisi pandemi Covid-19 sudah lebih terkendali dan lebih baik dari tahun sebelumnya. Dengan demikian, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa diwujudkan.

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin mengatakan, pergerakan aktivitas wisata di Kabupaten Pangandaran pada semester pertama 2022 berangsur pulih. Kondisi tersebut telah memberikan keyakinan bahwa optimalisasi PAD dapat diupayakan untuk menopang pembangunan di tahun 2023 mendatang. ”Namun demikian, sinergi pemerintah daerah dengan pemerintah provinsi juga pemerintah pusat dalam pendanaan melalui transfer Dana Alokasi Umum (DAU, Red), Dana Alokasi Khusus (DAK, Red) serta bagi hasil diproyeksikan dapat diupayakan pada tahun 2023,” katanya kepada wartawan, Senin (1/8/2022).

Proyeksi tersebut dimungkinkan masih bisa bertambah melalui program khusus yang sudah ditentukan belanjanya melalui program DAK, bantuan keuangan provinsi yang akan dipastikan setelah kebijakan formil diterima pada akhir tahun 2022. ”Komponen PAD dan dana transfer di atas memberikan gambaran kemampuan keuangan daerah yang menjadi sumber pendanaan Pemerintah Kabupaten Pangandaran dalam bentuk pendapatan daerah harus memiliki proyeksi yang maksimal,” katanya.

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

%d blogger menyukai ini: