TASIK, RADSIK – Pelayanan kesehatan di Kota Tasikmalaya tampaknya bukan hal mudah untuk dioptimalkan. Pasalnya di tengah melakukan pelayanan, seribuan pegawai rumah sakit dan puskesmas masih dipusingkan dengan kejelasan kariernya.

Hal ini berkaitan dengan rencana penghapusan honorer oleh pemerintahan pusat yang rencananya direalisasikan pada 2023. Sementara, formasi pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) kuotanya tidak sebanding dengan jumlah tenaga honorer.

Di tambah lagi, fasilitas di bawah Pemkot Tasikmalaya memiliki status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Honorer dari instansi dengan status tersebut tidak diakomodir oleh pemerintah pusat.

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

%d blogger menyukai ini: