SINGAPARNA, RADSIK – Kasus perundungan anak yang terjadi belakangan ini mendapatkan respons dari berbagai pihak agar tidak terulang kembali. Salah satunya Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tasikmalaya yang meminta pemerintah untuk membatasi penggunaan gadget di lingkungan sekolah.

MUI mendorong lingkungan keluarga dan sekolah harus menjadi tempat pendidikan anak agar tidak menjadi korban atau pelaku kekerasan terhadap anak.

Sekretaris MUI Kabupaten Tasikmalaya KH Edeng ZA mengatakan, untuk menghindari kasus serupa terulang, maka harus dibuat peraturan atau pembatasan.

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

%d blogger menyukai ini: