1,5 Juta Pemudik Kembali ke Jabodetabek

Petugas kepolisian memberitahu kepada calon pengunjung yang ingin berlibur ke Ancol, Jakarta, Sabtu (15/05). Manajemen Taman Impian Jaya Ancol menghentikan sementara operasional kawasannya tersebut pada hari ketiga libur Lebaran 1442 Hijriah. Penutupan sementara itu untuk melakukan evaluasi kegiatan dan protokol kesehatan di kawasan rekreasi tersebut selama satu hari. (Issak Ramdhani/fin.co.id)

JAKARTA – Puncak arus balik Lebaran 2021 diprediksi terjadi akhir pekan ini. Aparat keamanan akan lebih memperketat pengawasan terhadap masyarakat. Terutama pemudik yang berasal dari wilayah Sumatera.
“Puncak arus balik diprediksi mulai Sabtu sampai besok Minggu (16/5/2021). Karena Senin (17/5) masyarakat mulai masuk kerja,” kata Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Diprediksi ada 1,5 juta pemudik yang kembali ke wilayah Jabo­detabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi). Angka itu mengacu pada data Kemen­terian Perhubungan yang mencatat ada 1,5 juta warga Jabodetabek melakukan perjalanan pada hari peniadaan mudik.

“Menurut data Kementerian Perhubungan, masyarakat yang berasal dari Jabodetabek melakukan perjalanan ke Jawa dan Sumatra. Ini yang perlu dikelola perjalanan baliknya ke Jabodetabek. Kami antisipasi mobilisasi kendaraan roda empat dan roda dua di jalur tol maupun arteri,” tutur Istiono.
Selain memastikan masyarakat yang balik terbebas dari Covid-19, juga mengantisipasi arus lalu lintas selama puncak arus balik.

“Untuk truk sumbu tiga ke atas yang melalui jalan tol perlu dilakukan diskresi kepolisian pengalihan truk sumbu tiga ke atas melalui jalur arteri atau non-tol mulai dari Semarang sampai Jakarta,” tuturnya.
Selain itu, Korlantas Polri bersama Satgas Covid-19 juga menyiapkan 109 titik check point untuk memeriksa seluruh pengendara yang memasuki wilayah Jabodetabek. Semua pengendara harus membawa surat keterangan hasil swab antigen atau PCR swab test negatif.

Bagi masyarakat yang tidak membawa surat bebas Covid-19, akan dilakukan tes acak di lokasi yang ditentukan.

“Kami sudah siapkan 109 titik check point, 26 di rest area dan gate toll serta 83 di titik jalur arteri jalan nasional. Ini dari Jawa dan Sumatera menuju Jakarta. Kami melaksanakan kegiatan tes cepat antigen secara acak yang dilaksanakan mulai hari ini,” terang Istiono.

Arus balik dari wilayah Sumatera menjadi fokus titik karena kasus positif Covid-19 di wilayah Sumatera sedang mengalami kenaikan. Apabila hasil swab antigen acak yang dilakukan menunjukkan positif, akan lagsung dirujuk ke rumah sakit guna penanganan lebih lanjut. (rh/fin)

Be the first to comment on "1,5 Juta Pemudik Kembali ke Jabodetabek"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: