Antisipasi Warga yang Nekat Mudik

Pemkot Wacanakan Tempat Karantina

BANJAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar berencana mendirikan kembali tempat isolasi khusus/karantina. Tempat tersebut disiapkan guna mengantisipasi adanya pemudik yang nekat datang ke Kota Banjar.
Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukasih pun berpikir untuk kembali menyiapkan cek poin. Tujuannya, menghalau para pemudik.

“Sekarang kan mudik tidak diperbolehkan (dilarang, Red). Itu berarti harus ada cek poin lagi. Nggak tahu kita adakan lagi atau tidak,” kata dia kepada wartawan, Sabtu (10/4/2021) di Pusdai Kota Banjar usai menghadiri resepsi pernikahan.

Selain itu, kata dia, jika ada yang nekat melakukan mudik lebaran tentu harus ada tempat karantina terpusat seperti sebelumnya di Sport CenterLangensari atau Gelora Banjar Patroman. Kata dia, di desa dan kelurahan pun harus menyediakan tempat isolasi khusus jika nanti benar ada warga Banjar yang nekat mudik dari luar daerah.

Jangan sampai mereka yang datang langsung ke rumah, tapi diisolasi terlebih dulu. “Itu juga harus diantisipasi sejak sekarang. Jangan sampai kita tidak tahu sudah banyak pemudik dari luar daerah datang ke Kota Banjar,” jelasnya.

Diakuinya, untuk tempat karantina bagi pemudik tahun sebelumnya menelan anggaran sekitar Rp 400 juta sampai 600 juta. Sedangkan untuk tahun ini masih dipikirkan.

“Nanti hari Senin kita akan rapatkan lagi, terkait penanganan larangan pemudik lebaran yang masuk ke Kota Banjar,” ujarnya. (nto)

Be the first to comment on "Pemkot Wacanakan Tempat Karantina"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: