Tradisi Ngikis Tetap Dilaksanakan di Tengah Pandemi

CIAMIS – Menyambut Bulan Ramadan, masyarakat di Desa Karangkamulyan Kecamatan Cijeungjing mengikuti tradisi Ngikis, Kamis (8/4/2021) di Situs Budaya Ciung Wanara. Tradisi ini selalu dipertahankan masyarakat dari generasi ke generasi.

Panitia Ngikis Aip Syaripudin mengatakan, tahun sebelumnya Ngikis hanya diikuti dan digelar oleh panitia inti saja akibat pandemi Covid-19. Tapi kini masyarakat bisa kembali mengikutinya dengan protokol kesehatan, tapi masih ada perbedaan yakni digelar sederhana dibanding sebelum ada pandemi.

“Kali ini, tradisi diawali dengan panitia, budayawan, unsur pemerintah, tokoh dan masyarakat bersama-sama memasuki Situs Budaya Ciung Wanara. Tempat ini diyakini sebagai tempat peninggalan Kerajaan Galuh,” terangnya.
Kata Aip, di area Situs Pangcalikan (singgasana) peserta tradisi duduk kemudian memanjatkan doa dan tawasulan. Setelah itu menginjak kepada acara inti yakni mengganti pagar situs dengan yang baru, memaku pagar dilakukan oleh para pejabat dan budayawan Ciamis.

“Masyarakat antusias berdatangan untuk mengikuti tradisi ini. Masyarakat di antaranya membawa bekal makanan dari rumah untuk makan bersama di Situs Sipatahunan sambil diiringi kecapi. Acara Ngikis merupakan upacara adat tradisi di Situs Budaya yang digelar setahun sekali menjelang Ramadan. Tradisi Ngikis ini biasa dilakukan di dua lokasi yakni di Situs Budaya Ciung Wanara Karangkamulyan dan Situs Budaya Singaperbangsa Cisaga,” paparnya. (isr)

Be the first to comment on "Tradisi Ngikis Tetap Dilaksanakan di Tengah Pandemi"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: