Penanganan Belum Optimal

Tingginya angka kasus positif Covid-19 di Kota Banjar saat ini lantaran belum optimalnya dalam penanganan. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar dr H Andi Bastian.

“Ya naiknya jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Banjar karena belum optimal dalam penanganan. Yakni belum optimalnya isolasi mandiri dan penerapan 5M,” kata dia kepada wartawan, Kamis (8/4/2021).
Menurut dia, isolasi mandiri di rumah kurang optimal. Baik dari segi pengawasan dan lainnya. Sehingga angka kasus positif Covid-19 di Kota Banjar melonjak.

Kata dia, keluarga rentan terpapar, terlebih jika di dalam satu keluarga ada yang positif Covid-19. “Untuk menekan jumlah kasus tentu harus lebih mengoptimalkan isolasi mandiri dan penerapan 5M,” katanya.
Lanjut dia, cara lain untuk menekan kasus positif Covid-19 yakni dengan vaksinasi. Itu merupakan salah satu cara lain untuk pencegahan agar tidak terpapar virus corona.

“Alhamdulillah hari ini (kemarin, Red) kedatangan vaksin sebanyak 1.100 (vial) untuk 5.000 dosis. Dan rencana prioritas lansia dan guru,” ujarnya. (nto)

Be the first to comment on "Penanganan Belum Optimal"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: