Geram, Temukan Pelajar Langgar Prokes

BANJAR – Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih menegur sejumlah pelajar sekolah menengah pertama (SMP) yang tengah berkerumun di pinggir jalan, Senin (5/4/2021). Mereka didapati tidak menerapkan protokol kesehatan Covid-19, seperti tidak memakai masker dan berkerumun selepas pulang sekolah.

Kabid Dikdas Disdikbud Kota Banjar drs Ahmad Yani MPd mengaku geram melihat hal itu. Apa yang telah diperjuangkan agar bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM), dinodai oleh sekelompok orang yang melanggar prokes.

“Saya kira wajar, jika wali kota merasa geram melihat anak didik bergerombol (berkerumun) dan tidak memakai masker selepas pulang sekolah. Saya juga geram, geram kuadrat,” kata dia kepada wartawan di kantornya.
Diakuinya, pihak sekolah melalui guru sudah mengintruksikan ke siswanya selepas sekolah langsung pulang ke rumah masing-masing. Jangan berkerumun.

“Saya yakin guru sudah ingatkan ke siswanya. Hanya saja ada anak yang diingatkan malah lupa atau mengabaikan perintah guru,” jelasnya.

“Kita kan sudah berapa kali lakukan PTM. Pasti guru sudah tahu prosedur protokol kesehatan Covid-19 selama PTM. Kita juga selalu imbau setelah dari sekolah langsung pulang ke rumah, tidak boleh mampir kemana-mana,” ujarnya. (nto)

Be the first to comment on "Geram, Temukan Pelajar Langgar Prokes"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: