Langkah Menyetabilkan Harga Cabai di Jabodetabek

195 Ton Cabai Rawit Disebar

STABILKAN HARGA. Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menggelontorkan sekitar 195 ton yang disebar di Jabodetabek.

JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menggelontorkan sekitar 195 ton yang disebar di Jabodetabek.

Jumlah cabai rawit tersebut digelontorkan ke empat pasar utama, yakni Pasar Induk Kramat Jati, Cibitung, Tanah Tinggi dan Cikopo. Penyebaran cabai dilakukan untuk menghentikan kenaikan harga di Ibu Kota.

”Kami sudah meminta teman-teman petani untuk mengirim cabainya ke pasar-pasar induk. Kami berikan subsidi distribusi sebesar Rp600 per kilogram,’’ ujar Dirjen Hortikultura, Prihasto Setyanto di Jakarta, Rabu (31/3/2021).

Diakuinya menguatnya harga cabai belakangan ini karena faktor cuaca ekstrem. Sehingga petani cabai banyak yang tak menanam karena pada musim tanam sebelumnya harga cabai sempat anjlok.
Dia menambahkan, bahwa pihaknya terus berupaya menstabilkan harga cabai bersama stakeholder terkait.

”Ya, keberhasilan ini tak lepas dari kerja sama dengan champion cabai, asosiasi cabai dan paguyuban petani cabai bersama pemerintah mengendalikan pasokan dan harga khususnya di Jabodetabek,’’ ujarnya.

Harga cabai sudah turun menjadi Rp60 ribu per kg, dari sebelumnya Rp108 ribu per kg. Penurnan cabai karena cabai yang ditanam pada akhir tahun 2020 sudah mulai panen saat ini. (din/fin)

Be the first to comment on "195 Ton Cabai Rawit Disebar"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: