Endus “Permainan” Bansos Beras

Firgiawan/Radar Tasikmalaya KOMPLAIN. Laskar Dhuafa kembali mengeluhkan Bantuan Sosial Beras (BSB). Audiensi itu dihadiri Bulog Subdivre Ciamis, Dinas Sosial, DKP3, Dinas KUMKM Perindag Komisi II dan VI DPRD di ruang bamus, Rabu (24/3/2021).

INDIHIANG – Sebagian masyarakat mengendus adanya indikasi permainan dalam pengadaan beras pada program Bantuan Sosial Beras (BSB).

Melihat adanya temuan kualitas beras yang tidak layak konsumsi, dan saat dicek ke pasaran beras bantuan bagi warga miskin tersebut hanya sekitar Rp 5 ribu per kilogramnya.

Hal itu diungkapkan Koordinator Laskar Dhuafa Tasikmalaya Habibudin, dalam audiensi lanjutan di ruang badan musyawarah (Banmus) DPRD Kota Tasikmalaya. Baca selengkapnya/berlangganan , disini

Be the first to comment on "Endus “Permainan” Bansos Beras"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: