Resepsi Diizinkan Tapi Harus dengan Prokes Ketat

EVALUASI. Satgas Penanganan Covid-19 Kota Banjar bersama dinas terkait melakukan rapat tertutup evaluasi penerapan PPKM skala mikro di guest house Pendopo Kota Banjar Selasa (23/3/2021).

BANJAR – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Banjar memperbolehkan kembali pelaksanaan akad nikah dan kegiatan resepsi pernikahan. Namun harus dengan protokol kesehatan ketat.

“Untuk pelaksanaan akad nikah di rumah dan resepsi pernikahan nanti boleh dilaksanakan sesuai SOP. Namun tetap protokol kesehatan Covid-19 ketat,” kata Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kota Banjar drs Ade Setiana usai rapat evaluasi PPKM skala mikro, Selasa (23/3/2021).

Dia menjelaskan pada pelaksanaannya, jumlah tamu undangan dibatasi. Tidak ada kegiatan sawer. Boleh ada hiburan, namun hanya elektone dan tidak boleh joget-jogetan.

Kata dia, masyarakat juga harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. “Ya ini berdasarkan masukan dan hasil evaluasi penerapan PPKM skala mikro yang nanti akan dibuat dalam sebuah regulasi atau kebijakan (SK, Red). Dan PPKM skala mikro kembali diperpanjang, dari 23 Maret sampai 5 April,” ujarnya.

Kata dia, kebijakan terkait diperbolehkannya kembali akad nikah dan resepsi di rumah melihat perkembangan kasus Covid-19. Jika masyarakat patuh, maka bisa dilakukan secara terus. Namun jika abai otomatis dicabut kembali.
Selain itu, lanjut dia, perpanjangan penerapan PPKM skala mikro terdapat beberapa desa dan kelurahan yang diintervensi lebih khusus. Selain masih zona merah, juga penyebaran Covid cukup masif.

#satgascovid19#ingatpesanibu#pakaimasker#jagajarak#jagajarakhindarikerumunan#cucitangan#cucitanganpakaisabun (nto)

Be the first to comment on "Resepsi Diizinkan Tapi Harus dengan Prokes Ketat"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: