Cari Atlet Potensial Melalui Kompetisi Internal

MEMIMPIN PERTEMUAN. Ketua Askab PSSI Kabupaten Tasikmalaya, Juandi SKm saat memimpin Workshop dan Manager Meeting Kompetisi Askab PSSI Kabupaten Tasikmalaya di Sekretariat Askab PSSI Kabupaten Tasikmalaya Jalan SL Tobing, Kota Tasikmalaya, Sabtu (20/3/2021).

Askab PSSI Kabupaten Tasikmalaya melaksanakan Workshop dan Manager Meeting Kompetisi Askab PSSI Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2021 di Sekretariat Askab PSSI Kabupaten Tasikmalaya Jalan SL Tobing, Kota Tasikmalaya, Sabtu (20/3/2021).

Ketua Askab PSSI Kabupaten Tasikmalaya, Juandi SKm mengatakan, Workshop dan Manager Meeting Kompetisi Askab PSSI Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2021, merupakan tahapan untuk kompetisi kelompok usia kelahiran 2001 sampai 2004.

”Di­selipkan juga pemain yang memang potensial untuk kelahiran tahun 2005, itu dibatasi hanya 5 pemain di setiap tim,” kata Juandi kepada Radar, Sabtu (20/3/2021).

Kompetisi kelompok usia kelahiran 2001 sampai 2004 merupakan agenda Bidang Kompetisi Askab PSSI Kabupaten Tasikmalaya. Adapun Workshop dan Manager Meeting, kata dia, untuk menyamakan persepsi.

“Termasuk sosialisasi peraturan-peraturan terbaru PSSI, karena ada regulasi yang ditetapkan di PSSI pusat khusus aturan permainan olahraga sepak bola,” kata dia mengungkapkan.

Juandi SKm Ketua Askab PSSI Kabupaten Tasikmalaya

Selanjutnya, untuk kompetisi internal tersebut, kata dia, klub yang tergabung di Askab PSSI Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 42 tim atau klub.

“Kebetulan tahun 2021 ini tidak diwajibkan tetapi dianjurkan yang mendaftarkan diri hanya 41 tim. Kompetisi ini akan kita laksanakan di Lapangan Brigif mulai tanggal 26 Maret tepatnya pada hari Jumat mendatang sampai setelah bulan puasa di agendanya,” kata dia.

Tujuan utama dari kompetisi Askab PSSI Kabupaten Tasikmalaya, ujar dia, merupakan amanat kongres PSSI tahunan juga untuk menjaring atlet yang berpotensi.

“Ada tiga kompetisi yang akan dilaksanakan tahun ini diantaranya kompetisi internal, usia 2001, usia 13 tahun dan 15 tahun,” ujar dia.

Selain itu juga bertujuan untuk mengukur sejauh mana kemampuan para atlet dalam proses pembinaan di usia menjelang profesional. “Ini juga bagian dari tahapan pengisian atlet potensial untuk mengisi BK Proprov,” kata dia menjelaskan.

Nantinya, para pemain potensial akan direkomendasikan masuk tim BK Proprov melalui tim penilai, yang sudah disediakan oleh Askab PSSI Kabupaten. “Karena saat ini memang masih ada proses seleksi degradasi di tim BK Proprov yang dalam proses training center saat ini,” kata dia.

Karena pendaftaran BK Proprov Jabar mulai April mendatang, diharapkannya masih ada pemain yang masuk tim inti BK Proprov Kabupaten Tasikmalaya.

“Meskipun nantinya diterima tidaknya yang direkomendasikan itu tergantung kepala pelatih BK Proprov,” kata dia.

Di samping itu, juga kompetisi tersebut untuk melihat sejauh mana potensi atlet, yang memang tidak terlihat dalam seleksi sebelumnya dan juga ada yang memang tidak bisa ikut seleksi saat itu.

“Kami juga memberikan kesempatan bagi atlet yang memang berpotensi, intinya masih ada kesempatan untuk masuk tim inti kalau memang berpotensi,” ujar Juandi.

Kompetisi tersebut juga dilaksanakan karena bagian dari pembinaan tim atau pemain sepak bola. “Diharapkan bisa meningkatkan kualitas atlet sepak bola di Kabupaten Tasikmalaya,” ujarnya.
“Mudah-mudahan sepak bola lebih maju,” kata Juandi berharap. (ujg)

Be the first to comment on "Cari Atlet Potensial Melalui Kompetisi Internal"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: