Perketat Wilayah Objek Wisata

Istimewa PENGAWASAN. Satgas Covid-19 Kabupaten Pangandaran melaksanakan Operasi Yustisi di wilayah objek wisata Pangandaran, Minggu (7/3/2021).

PANGANDARAN – Satgas Covid-19 Kabupaten Pangandaran mengadakan Operasi Yustisi di kawasan objek wisata Pantai Pangandaran, Minggu (7/3/2021).Operasi tersebut melibatkan puluhan personel gabungan TNI-Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Kapolres Ciamis AKBP Hendria Lesmana, SIK, MSi, mengatakan, Operasi Yustisi itu dilaksanakan untuk memastikan pelaksanaan penerapan protokol kesehatan di sejumlah titik keramaian di kawasan objek wisata Pantai Pangandaran telah dijalankan. Sebagaimana tindak lanjut dari penerapan Instruksi Bupati Nomor 1 Tahun 2021 tentang pengetatan wilayah guna mencegah penyebaran virus corona.

“Puluhan personel gabungan melakukan Operasi Yustisi sekaligus pengecekan ke sejumlah lokasi keramaian warga. Mereka terbagi tiga tim, yang mana satu tim bertugas secara mobile dan dua tim lainnya secara stasioner,” kata AKBP Hendria.

Untuk yang mobile, kata Kapolres, mereka melintasi beberapa titik lokasi, mulai dari Bundaran Ikan Marlin objek wisata Pangandaran, toll gate, Jalan Pantai Barat, Jalan Jaga Lautan, Jalan Kidang Panan­jung, Jalan Bulak Laut dan berakhir di tol gate utama. Sedangkan dua tim lainnya bertugas stasioner di Pertigaan d’Bilz, dan pertigaan Hotel Arnawa.

“Mereka yang bertugas juga tidak hanya mengecek penerapan protokol kesehatan saja, tetapi juga menyampaikan imbauan 5M: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan. Itu semua dilakukan guna mengantisipasi dan menekan penyebaran virus corona khususnya di wilayah hukum Polres Ciamis,” kata AKBP Hendria.

Selama kegiatan, lanjut AKBP Hendria, petugas gabungan juga menyampaikan edukasi untuk selalu menerapkan 5M serta menindak 45 pelanggar protokol kesehatan. Sebanyak 30 diberikan tindakan dengan teguran karena tidak menggunakan masker secara baik dan benar. Sebanyak 15 pelanggar lainnya diberikan sanksi sosial dan sanksi fisik karena tidak membawa masker.

“Kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan dari diri kita sendiri menjadi kunci bersama memutus rantai penyebaran Covid-19,” tuturnya. (isr)

Be the first to comment on "Perketat Wilayah Objek Wisata"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: