285 Pasien Covid-19 Sembuh

dr Uus Supangat Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya

TASIK – Kesembuhan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya signifikan. Hari ini, Kamis (25/2/2021) pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh dan dipulangkan mencapai 285.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dr Uus Supangat mengatakan, saat ini sebanyak 285 orang telah dinyatakan sembuh atau negatif.

Pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh itu, dari tempat isolasi tersentarlistik dan yang di isolasi mandiri, seperti klaster pesantren.

[/membersonly]
”Alhamdulillah hari ini cukup banyak yang sembuh dan sudah bisa dipulangkan,” kata dia kepada Radar, Kamis (25/2/2021).

Untuk penambahan kasus positif, kata dia, hari ini ada penambahan sebanyak 22 orang dan 1 orang meninggal dunia. “Untuk penambahan ini tetap ada hanya tidak sebanyak sebelumnya,” kata dia.

Dengan penambahan kasus itu, kata Uus, jumlah total kasus terkonfrmasi positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya mencapai 4.167 orang dan telah dinyatakan sembuh sebanyak 1296 orang simtomatik dan 2.361 orang asimptomatik. “Total meninggal dunia ada 73 kasus,” katanya.

Menurut dia, kasus aktif yang masih dalam proses isolasi dan perawatan saat ini sebanyak 437 orang.

Dengan rincian, simtomatik 229 orang sedangkan untuk asimptomatik 208 orang. “Mudah-mudahan yang aktif ini segera sembuh dan mereka bisa segera dipulangkan,” kata dia.

Melihat kondisi itu, ia mengingin­kan dan meminta masyarakat tetap menerapkan protokol kese­hatan, termasuk mematuhi arahan pemerintah agar kasus di Kota Tasikmalaya bisa lebih terkendali. “Mudah-mudahan saja tidak ada, ke depannya,” ujar dia, harapannya.

Pemerintah Kota Tasikmalaya, saat ini bahkan terus berupaya, untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19, selian terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat melalui kecamatan dan kelurahan.

“Kita juga memperpanjang PPKM mikro hingga 8 Maret mendatang, segala upaya itu mudah-mudahan bisa menekan angka terkonfrmasi positif Covid-19,” katanya.

Pemerintah Jaga Pasokan Vaksin

Pemerintah juga terus berupaya men­jaga pasokan vaksin Covid-19. selain impor vaksin dari beberapa negara, Indonesia juga berusaha mengembangkan vaksin dalam negeri.

“Hingga saat ini program vak­si­nasi masih sesuai rencana. Sebanyak 7 juta vaksin sudah didistri­busikan,” kata Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kemenkes, dokter Siti Nadia Tarmidzi di Jakarta, Rabu (24/2/2021).

Dia menjelaskan sesuai peta jalan, sekitar 1,45 juta tenaga kesehatan ditargetkan menerima vaksin sampai April 2021. Sedangkan masyarakat lanjut usia yang me­ne­rima vaksin ditargetkan sekitar 21,5 juta orang. Selanjutnya petugas pelayanan publik 16,9 juta.

Ketersediaan vaksin, lanjutnya, tentunya sangat mempengaruhi kelancaran program vaksinasi. Selain itu, ketersediaan juga tergantung kapasitas produksi produsen vaksin. “Ketersediaan vaksin sudah kita pesan, tinggal menunggu pengiriman saja,” papar Nadia.

Dia menyebut ada empat cara memenuhi pasokan vaksin Covid-19. Yaitu membeli vaksin jadi, membuat vaksin seperti dilakukan Biofarma dengan Sinovac, menjadi bagian dari covax facility serta mengembangkan vaksin Merah Putih.

Menurutnya, saat ini negara-negara di dunia berpacu meng­aman­kan vaksin Covid-19. Indonesia, lanjutnya, telah menjalin diplomasi untuk mendapatkan komitmen vaksin dari awal pandemi Covid-19, sehingga, Indonesia dapat memulai program vaksinasi Covid-19 pada Januari 2021. (ujg/rh/fin) Baca selengkapnya/berlangganan , disini

#Satgascovid19 #Ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Be the first to comment on "285 Pasien Covid-19 Sembuh"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: