ARWT Dukung Penuh PPKM Mikro

Protokol Kesehatan Jadi Kebutuhan Vital

Ujang Nandar / Radar Tasikmalaya PEMBINAAN. Asosiasi Rukun Warga dan Rukun Tetangga (ARWT) Kota Tasikmalaya saat melaksanakan Pembinaan dan Penguatan Kapasitas ARWT berbagai tingkatan bersama pelindung DPC ARWT Indonesia, Sabtu (13/2/2021).

TASIK – Asosiasi Rukun Warga dan Rukun Tetangga (ARWT) Kota Tasikmalaya mendukung penuh Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang ditetapkan Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Pelindung ARWT Indonesia, Aslim mengatakan, saat ini setiap RT dan RW harus berperan dalam menyukseskan berbagai program pemerintah. Seperti program PPKM Mikro. “Mau PPKM atau PSBB, edukasi masyarakat yang utama,” kata dia, Sabtu (13/2/2021).

Menurut dia, edukasi saat ini sangat diperlukan oleh masyarakat, khususnya masalah kesehatan di masa pandemi. “Kesehatan masyarakat merupakan hukum tertinggi. Apalagi saat ini protokol kesehatan sudah menjadi kebutuhan yang vital saat ini,” tutur dia.

Asilm menjelaskan, saat ini peme­rintah harus lebih intens berkoordinasi dengan setiap RT dan RW untuk menyukseskan program PPKM Mikro. “Saya rasa dengan adanya pembinaan dari pemerintah melalui tingkat kecamatan, lurah, saya rasa akan berhasil,” ujar dia.

Dalam menerapkan program itu, pemerintah jangan melupakan pengaruh tokoh masyarakat, termasuk RT dan RW. Pelaksanaan program atau pembangunan tanpa melibatkan mereka tidak akan berjalan dan sukses. “Kami minta (masyarakat) dilibatkan,” kata dia.

Ketua Harian DPC ARWT Kota Tasikmalaya, Asep Marjuk me­nga­ta­kan, setiap RW dan RT siap menyukseskan program PPKM Mikro yang saat ini tengah dijalankan oleh pemerintah daerah. “Itu sudah kami koordinasikan dengan para RT dan RW, mudah-mudahan mereka segera menyiapkannya,” ucapnya.

Setiap RT dan RW juga terus mem­berikan edukasi kepada masyarakat mengenai protokol kesehatan, mulai dari menjaga jarak, menggunakan masker hingga mencuci tangan. “Itu terus kami gelorakan agar masyarakat tetap menerapkan protokol, tidak abai,” ujarnya.

Ketua PAC ARWT Kecamatan Cibeureum Mumun Mukandar mengatakan, pencegahan Covid-19 di Kecamatan Cibeureum sudah sejak awal dilaksanakan. Bahkan RT dan RW di sudah bekerja sama dengan tim gugus tugas di tingkat kelurahan.

“Kami bersama-sama terus berkoordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” kata dia.
Mumun turut berupaya me­nyosi­ali­sasikan PPKM Mikro melalui RT dan RW kepada masyarakat termasuk protokol kesehatan. “Mudah-mudahan upaya kami ini bisa memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Tasikmalaya khususnya Kecamatan Cibeureum,” ujar dia. (ujg)

Be the first to comment on "Protokol Kesehatan Jadi Kebutuhan Vital"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: