KKN Unsil Bentuk Desa Tangguh Covid-19

AKTIVITAS KKN MANDIRI 2020. Mahasiswa saat melakukan KKN MANDIRI 2020 dengan melakukan kegiatan pembinaan kepada masyarakat, beberapa waktu lalu.

Universitas Siliwangi Tasikmalaya melepas 1.609 mahasiswa untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Periode I tahun 2020/2021 secara daring Kamis (11/2/2021).

Rektor Unsil Tasikmalaya Prof Dr H Rudi Priyadi, Ir, MS mengatakan KKN Periode 1 tahun akademik 2020/2021 dilaksanakan masih dalam suasana pandemi Covid-19, sehingga pelepasan KKN kali ini dilaksanakan secara daring.

Demikian pula pelaksanaan KKN dilakukan di tempat domisili masing-masing peserta, secara daring atau secara luring dengan menerapkan protokol kesehatan.

”Periode ini Unsil melepaskan 1.609 mahasiswa untuk melaksanakan program KKN Mandiri. Tak hanya di Tasikmalaya, KKN ini dilakukan di luar Tasikmalaya bahkan mungkin di luar Provinsi Jawa Barat,” katanya kepada Radar, Kamis (11/2/2021).

Menurut Prof Rudi, pelaksanaan KKN merupakan salah satu Trid Darma perguruan tinggi, yaitu pengabdian pada masyarakat. Hal itu, bisa dengan ikut serta dalam pencegahan dan antisipasi dampak Covid-19.

SAMBUTAN PELEPASAN KKN. Rektor Unsil Tasikmalaya Prof Dr H Rudi Priyadi, Ir, MS memaparkan jumlah mahasiswa yang ikut KKN Mandiri Periode 1 tahun akademik 2020/2021, Kamis (11/2/2021).

“Kami sangat berharap adanya mahasiswa mengikuti KKN dapat membantu program-program pemerintah.

Khususnya menghadapi kondisi pandemi, seperti desa tangguh Covid-19, program dukungan untuk menghidupkan kembali usaha masyarakat/UMKM terdampak Covid-19, dan program belajar dari rumah,” ujarnya.

Ia pun meminta walaupun KKN Mandiri di masa pandemi Covid-19 tetap dengan melaksanakan prinsip-prinsip co-creation, sustainability, dan research based community service.

“Dengan mahasiswa mengikuti KKN Mandiri membina mereka menjadi motivator, inovator dan problem solving.

Tentunya dengan berdasarkan pengetahuan, pengalaman dan background keilmuannya pada masa pandemi Covid-19 saat ini,” katanya.

MEMAPARKAN. Ketua Lembaga Penelitian Pengabdian Kepada Masyarakat dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPM-PMP) Unsil Tasikmalaya Dr, H Supratman Drs MPd memaparkan jumlah mahasiswa yang ikut KKN Mandiri Periode 1 tahun akademik 2020/2021, Kamis (11/2/2021).

Kemudian, membentuk mahasiswa mengatasi masalah di masyarakat terutama dalam melakukan pencegahan dan dampak Covid-19.

Dengan begitu bisa mendewasakan pola pikir mahasiswa dalam setiap menganalisis dan menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat secara pragmatis ilmiah dan sesuai dengan ketentuan dan pedoman yang diberlakukan.

“Membentuk sikap dan rasa cinta, kepedulian sosial dan tanggung jawab mahasiswa terhadap permasalahan yang ada di negara dan masyarakat saat ini terutama pada masa pandemi Covid-19,” ujarnya.


Ketua Lembaga Penelitian Pengabdian Kepada Masyarakat dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPM-PMP) Unsil Tasikmalaya Dr, H Supratman Drs MPd menjelaskan sesuai dengan tema KKN yaitu Peningkatan Disiplin dalam Adaptasi Kebiasaan Baru, nantinya para mahasiswa dengan arahan dosen pembimbing lapangan bisa menciptakan kreasi-kreasi dan kegiatan yang produktif.

“Adanya mahasiswa KKN Mandiri ini semoga menjadi bagian dari solusi atas permasalahan yang ada di masyarakat,” kata dia.

VIRTUAL. Pelepasan 1.609 mahasiswa program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Periode I tahun 2020/2021 dilaksanakan daring, Kamis (11/2/2021).

Ia pun merinci mahasiswa yang mengikuti KKN Mandiri: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 1.120 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 10 orang, Fakultas Pertanian 10 orang, Fakultas Teknik 164 orang, Fakultas Agama Islam 106 orang,
Fakultas Ilmu Kesehatan 46 orang, dan Fakultas Sosial dan Politik 83 orang. Ini semua sesuai dengan Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

“KKN kali ini ada 80 kelompok diisi 20 orang dengan dibimbing 80 dosen. Sedangkan untuk pelaksanaan dari 11 Februari hingga 18 Maret 2021,” ujarnya. (riz)

Be the first to comment on "KKN Unsil Bentuk Desa Tangguh Covid-19"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: