Sriwijaya Air Sudah Penuhi Hak 11 Ahli Waris

EVAKUASI KORBAN. Tim dari Mabes Polri saat mengidentifikasi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 beberapa waktu lalu. Saat ini, pihak Sriwijaya Air sudah memenuhi hak 11 ahli waris korban.

JAKARTA – Maskapai Sriwijaya Air telah memenuhi 11 hak ahli waris korban kecelakaan SJ 182 yang masing-masing sebesar Rp1,25 miliar.

Ganti rugi ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 Tahun 2011 tentang Tanggung Jawab Pengangkut Angkutan Udara.

”Sriwijaya Air sudah dan memberikan kompensasi sebesar Rp1,25 miliar per penumpang berasal dari polis asuran­si PT Sriwijaya Air,” ujar Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, di Jakarta, Rabu (3/2/2021).

Lanjut Budi, 36 dari 47 korban belum mendapatkan ganti rugi. Namun, telah masuk proses adiministrasi pertanggungjawaban Sriwijaya Air.

Selain dapat ganti rugi dari maskapai, Sriwijaya Air juga memberikan kompensasi sebesar Rp50 juta per penumpang.

Kompensasi tersebut ditanggung oleh PT Jasa Raharja sesuai Peraturan Menteri Keuangan nomor 15 tahun 2017 tentang Besar Santunan Dan Iuran Wajib Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Alat Angkutan Penumpang Umum di Darat, Sungai/Danau, Feri/Penyeberangan, Laut, dan Udara.

Direktur Operasional Jasa Raharsja Amos Sampetoding mengatakan, hingga saat ini terdapat 29 korban kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 yang sudah terindetifikasi.

Pihaknya telah menyelesaikan santunan kepada 25 ahli waris korban, sedangkan empat lainnya dalam proses penyelesaian.

“Setiap korban meninggal dunia mem­peroleh santunan sebagai bentuk Perlindungan Dasar Pemerintah sebesar Rp50 juta rupiah sesuai Peraturan Men­teri Keuangan 15/2017.

Dalam hal ini penyelesaian Jasa Raharja kurang dari 24 jam sejak pengumuman ter­identifikasi oleh DVI Polri,” ujar Amos.

Presiden Joko Widodo (Jokowi), sebelumnya, memerintahkan PT Jasa Raharja segera menyelesaikan santunan untuk ahli waris korban kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182.

”Saya mengucapkan terima kasih atas santunan ini dan segera diselesaikan keseluruhan korban dan penumpang,” kata Jokowi.

Sebagaimana diketahui, Pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu (9/1) pukul 14.40 WIB dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.

Berdasarkan data manifest, pesawat yang diproduksi 1994 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru.

Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi. Sedangkan 12 kru terdiri atas, enam kru aktif dan enam kru ekstra. (din/fin)

Be the first to comment on "Sriwijaya Air Sudah Penuhi Hak 11 Ahli Waris"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: