Hubungan Myanmar-Cina Makin Rumit

SEBELUM KUDETA. Presiden Cina Xi Jinping (kanan) berjabat tangan dengan Penasihat Negara Myanmar Aung San Suu Kyi di Aula Besar Rakyat di Beijing pada 24 April 2019. Kudeta militer pada Senin, 1 Februari 2021 menggulingkan pemimpin nasional Aung San Suu Kyi kurang lebih setahun setelah Presiden China Xi Jinping menunjukkan dukungan kepadanya dengan kunjungan pertama oleh seorang kepala negara dari Beijing ke Myanmar sejak 2001 dan 33 kesepakatan tentang berbagai masalah.

BANGKOK – Sebelum kudeta hari Senin (1/2/2021) di Myanmar, hubungan negara tersebut dengan Cina sudah diperumit oleh investasi Cina dalam infrastrukturnya dan kampanye militer Myanmar di sepanjang perbatasan bersama mereka.

Kudeta menggulingkan pemimpin nasional Aung San Suu Kyi lebih dari setahun setelah Presiden Cina Xi Jinping menunjukkan dukungan kepadanya dengan kunjungan pertama oleh seorang kepala negara dari Beijing ke Myanmar sejak 2001 dan 33 perjanjian tentang berbagai masalah.

Panglima militer, Min Aung Hliang, telah mengambil alih pemerintahan baru di bawah keadaan darurat satu tahun.

Baca selengkapnya/berlangganan , disini

Be the first to comment on "Hubungan Myanmar-Cina Makin Rumit"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: