UKM Pecinta Alam Khaniwata Memiliki Jiwa Konservasi

AKTIVITAS. Anggota UKM Pecinta Alam Khaniwata Unsil Tasikmalaya melakukan pendakian. Mereka dididik untuk memiliki jiwa konservasi.

Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam Khaniwata Unsil Tasikmalaya berkomitmen menjunjung tinggi kepedulian dan kecintaan terhadap alam dan lingkungan.

Dengan begitu, mereka bisa menjadi kader konservasi yang aktif untuk berjuang memelihara kelestarian ekosistem flora dan fauna.

Ketua Umum UKM Pecinta Alam Khaniwata Unsil Tasikmalaya Marindra Dedy Pratama mengatakan, tujuan organisasi Khaniwata untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan para mahasiswa tentang pecintaan alam dan kegiatan konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya.

”Sehingga meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam pemahaman pecinta alam. Ke depannya bisa menjadi pelopor konservasi di masyarakat dan lingkungan sekitarnya,” kata Marindra kepada Radar, Kamis (28/1).

UKM Khaniwata juga wadah mahasiswa untuk belajar berorganisasi, mengembangkan diri, menambah jaringan pertemanan dan menambah wawasan tentang alam.

KETERAMPILAN. Anggota UKM Pecinta Alam Khaniwata Unsil Tasikmalaya melakukan panjat tebing. Foto bawah, persiapan untuk melakukan panjat tebing.

“Kegiatan pengembangan aktivitas selain mempererat tali silahturahmi antara sesama mahasiswa suka pecinta alam.

Juga mereka diajarkan ilmu dan keterampilan pendakian, speleologi/ mempelajari gua, panjat tebing, arung jeram dan susur pantai,” ujarnya.

Kemudian mahasiswa pecinta alam diharapkan bisa mengajak semua elemen masyarakat ikut menjaga dan memelihara kelestarian alam di lingkungannya masing-masing.

“Tantangan pelestarian lingkungan kini semakin berat. Kita berharap para mahasiswa memiliki jiwa konservasi yang bisa berperan aktif, minimal melestarikan alam di lingkungan masing-masing,” kata dia.

Bagi mahasiswa organisasi pecinta alam harus bisa mengembangkan ilmu dan keterampilannya yang sudah tertanam dengan tindakan nyata.

Seperti mengedukasi masyarakat agar tidak masuk ke wilayah cagar alam, melakukan penghijauan dan bersih-bersih sungai dari limbah keluarga.

PENELUSURAN GUA. Anggota UKM Pecinta Alam Khaniwata Unsil Tasikmalaya melakukan speleologi/ mempelajari gua.

“Biasa mahasiswa pencinta alam Unsil ada di pendidikan dasar alam bebas. Manfaatnya mereka dapat mengedukasi kepada masyarakat untuk diberikan penyadaran agar bisa mencintai dan menjaga lingkungan agar tetap bersih serta asri,” ujarnya.

Tentu dengan mendapatkan pendidikan tersebut, ia pun memahami kawasan konservasi dan penyelamatan satwa liar yang masuk ke pemukiman penduduk.

“Kita pun biasa mengevakuasi satwa liar yang dilindungi di warga. Nanti dilepaskan kembali di tempat aman dari predator dan gangguan dari manusia,” kata dia menjelaskan.

Selain itu, ada gerakan kegiatan penghijauan dan kebersihan di masyarakat atau kampus agar untuk memenuhi ruang terbuka hijau.

Pihaknya pun terus melakukan penghijauan kembali dengan gerakan menanam pohon. “Sehingga dalam tiga tahun terakhir bisa mendapatkan prestasi juara 1 Lomba Fotografi Alam di STIE Latifah Mubarokiyah Suralaya 2020 dan juara empat Wana Lestari dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2019,” ujarnya.

Anggota UKM Pecinta Alam Khaniwata Unsil Tasikmalaya Wahyu Agung Laksono menjelaskan, bangga menjadi bagian keluarga UKM Pecinta Alam Khaniwata Unsil Tasikmalaya karena bisa belajar navigasi dan konservasi alam.

“Sehingga membawa saya mencintai alam bukan sekadar menikmatinya saja, namun untuk menjaganya juga,” ujarnya. (riz)

Be the first to comment on "UKM Pecinta Alam Khaniwata Memiliki Jiwa Konservasi"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: