Ambil Sampel Covid-19 Secara Acak

IST AMBIL SAMPEL. Tim Patroli Satgas Penanganan Covi-19 dan tenaga kesehatan melakukan rapid antigen kepada warga yang berkerumun pada Sabtu malam (24/1).

CIHIDEUNG – Satgas Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya melakukan penertiban warga yang masih berkerumun di malam hari.

Selain memberikan pemahaman protokol kesehatan (prokes), warga juga menjalani pemeriksaan rapid antigen.

Hal ini merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya dengan tim patroli. Petugas melakukan pengambilan sampel swab kepada warga yang berkerumun di beberapa titik jalan.

Berdasarkan informasi Satgas, ada 72 sampel yang didapat pada malam akhir pekan itu (24/1). Hasil dari tes cepat tersebut, tidak ada satu pun yang menunjukkan hasil reaktif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dr Uus Supangat menjelaskan upaya itu sama halnya dengan tes masal di ruang publik.

Dia menurunkan petugasnya untuk terjun ke lapangan mengumpulkan  sampel dari warga. “Sama seperti kemarin kita lakukan di mal, bedanya kali ini ke warga yang nongkrong di jalan,” tuturnya.

Di satu sisi, Dinkes punya kepentingan untuk melakukan pemeriksaan kepada lebih banyak sampel. Namun poin pentingnya, adalah edukasi kepada masyarakat terkait protokol kesehatan.

“Karena di situ juga kita berikan  edukasi kepada mereka supaya tidak berkerumun di jalan,” ungkapnya.

Tidak bisa dipungkiri bahwa wabah Covid-19 di Kota Tasikmalaya masih masih terus berkembang. Sampai Minggu pagi tercatat ada 13 kasus baru dan 6 pasien yang sembuh serta 1 pasien probable yang meninggal dunia.

Dengan perkembangan tesebut total kasus positif di Kota Tasikmalaya sudah mencapai angka 2.837 orang. Dari jumlah tersebut 438 di antaranya masih berstatus pasien aktif dan menjalani isolasi baik mandiri maupun di fasilitas kesehatan.

Soal ruang isolasi, Uus mengatakan kondisinya masih bisa tertangani. Meskipun sempat ada penolakan warga Kawalu soal penggunaan RS Dewi Sartika untuk gedung isolasi, saat ini sudah tidak lagi disoal.

“Kita sudah lakukan komunikasi dengan warga, alhamdulillah sekarang sudah paham,” tuturnya.

Walau pihaknya sudah mempersiap­kan RS darurat untuk penanganan isolasi, dia berharap tidak terjadi lonjakan kembali. Bahkan jika memang bisa, tidak perlu lagi ada penambahan pasien di Kota Tasikmalaya.

“Mudah-mudahan enggak terpakai, meskipun kita sudah kerja keras menyiapkan rumah sakit darurat,” katanya.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya, Drs H Ivan Dicksan menilai perkembangan wabah sudah bisa lebih terkendali.

Dia berharap masyarakat bisa mematuhi protokol kesehatan guna menekan penambahan pasien aktif.

“Sekarang kita sudah di bawah angka 500 terus pasien aktifnya, mudah-mudahan bisa lebih ditekan lagi,” pungkasnya. (rga)

Be the first to comment on "Ambil Sampel Covid-19 Secara Acak"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: