Ade : Masyarakat Harus Terapkan 5 M

Istimewa SAMBUTAN. Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih saat memimpin apel PSBB Proporsional di halaman Pendopo Kota Banjar Senin pagi (11/1/2021).

BANJAR – Memasuki PSBB Proporsional di wilayah Jawa Barat dan Bali yang berlaku 11 sampai 25 Januari, Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih mengingatkan masyarakat untuk menerapkan 5 M, bukan lagi 3 M.

”Sekarang 5 M, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan dan membatasi kegiatan di fasilitas umum atau ruang publik,” kata dia kepada wartawan, Senin (11/1/2021) sesuai memimpin apel pemberlakuan PSBB Proporsional di halaman Pendopo Kota Banjar.

Wali Kota menjelaskan, diberlakukannya PSBB Proporsional sesuai Instruksi Kemendagri dalam menekan penyebaran wabah virus corona di Kota Banjar. Terlebih sampai saat ini kasus positif Covid-19 di Kota Banjar naik turun (fluktuatif).

Diakuinya, dalam PSBB Proporsional kali ini tidak ada pos check point di jalan seperti awal PSBB dan tidak ada bantuan JPS. Namun check point hanya ada di tingkat RT RW harus lebih peka jika ada pendatang dari luar daerah.

“Selain itu dalam PSBB Proporsional ini membatasi aktivitas kegiatan masyarakat, pelaku usaha seperti restoran, rumah makan, pertokoan buka hanya sampai pukul 19.00 saja tidak boleh lebih,” tandasnya.

Dikatakan dia, untuk proses akad nikah saat ini hanya dilakukan di KUA dan tidak ada resepsi hajatan. Karena jika tetap dilaksanakan, siap-siap dibubarkan oleh tim penindak pelanggar protokol kesehatan.
Tidak hanya itu saja, terang dia, di tempat ibadah juga maksimal 50 persen dari kapasitas di Kota Banjar.

“Ibu memohon maaf kepada seluruh masyarakat Kota Banjar. Ini dilakukan demi kebaikan bersama, mudah-mudahan wabah Covid-19 bisa segera diatasi dan selesai jika semuanya bersama lawan virus corona,” ujarnya. (nto)

Be the first to comment on "Ade : Masyarakat Harus Terapkan 5 M"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: