SMK Al Basith Kota Tasikmalaya Bekali Daya Saing Internasional

MAMPU BERSAING. Wakil Kepala SMK Al Basith H Hervi Handiana ST (kedua, kiri) bersama siswa kompetensi keahlian teknik komputer dan jaringan saat mengikuti Olimpiade Jaringan tingkat nasional di Bandung 2018.

TASIK – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Al Basith Kota Tasik­malaya berupaya menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang ahli teknologi dan bisnis mana­jemen di tingkat nasional sampai internasional, sehingga dapat diterima industri dan dunia kerja (Iduka) secara berkelanjutan.

Kepala SMK Al Basith Kota Tasikmalaya Dra Hj Euis Handayani H mengatakan dalam mewujudkan lulusan SMK yang unggul dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi serta berkarakter, pihak menerapkan kurikulum nasional berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan memiliki kompetensi keagamaan.

Sehingga dapat bersaing di era globalisasi dan lulusannya diterima di Iduka di dalam ataupun luar negeri.

”Berkat profesionalisme guru dan tenaga kependidikan bisa mencetak lulusan yang bekerja di Malaysia, PT Epson, PT Telkomsel dan lainnya,” kata dia kepada Radar, Rabu (6/1).

Dra Hj Euis Handayani H Kepala SMK Al Basith Kota Tasikmalaya

Semua itu, sambung Hj Euis, berasal dari kompetensi keahlian yang ada di SMK Al Basith. Seperti; Teknik Komputer dan Jaringan, Akuntansi dan Keuangan Lembaga, Bisnis Daring dan Pemasaran, Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran serta Teknik dan Bisnis Sepeda Motor.

“Jadi kompetensi keahlian yang ada di sini sudah diberikan sesuai dengan kebutuhan Iduka. Baik tingkat nasional ataupun internasional,” ujarnya.

SMK Al Basith berkomitmen siap menghasilkan lulusan terbaik. Untuk itu, sambung Hj Euis, pihak selalu membuat berbagai terobosan dan berbagai pengembangan terhadap lulusan yang siap memasuki dunia kerja, memiliki kepemimpinan tinggi, disiplin, serta profesional dan terampil di bidangnya.

“Dengan begitu lulusan SMK dapat menjadi tenaga kerja siap pakai, dan berprestasi di bidang kerjanya,” kata Hj Euis menjelaskan.

Proses itu, Hj Euis terus menjalankan memotivasi kepada guru dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan budaya kerja. Otomotis bisa meningkatkan etos kerja dan profesionalnya.

“Saya biasanya memberikan insentif kepada guru dan tenaga kependidikan yang rajin dan mengerja­kan tugasnya dengan baik dan sukses. Sedangkan yang tidak akan mendapatkan hukuman,” ujarnya.

Sedangkan untuk siswa, lanjut Euis, bagi yang berprestasi akan diberikan akses jalur Bidikmisi melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, bebas uang bulanan, dan piagam.

BERPRESTASI. Siswa SMK Al- Basith juara 2 lomba cepat dan tepat se-Jawa Barat di Unigal Ciamis dan peserta olahraga tradisional.

“Maka berhasil memotivasi siswa untuk tiga tahun belakang bisa mendapatkan UN tertinggi se-Kota Tasikmalaya pada, peserta olahraga tradisional se-Jawa Barat dan juara 2 lomba cepat dan tepat se-Jawa Barat di Unigal Ciamis serta mendapatkan juara 3 kategori Solo Putri Panca lomba ke-X tingkat Penegak Se – Jawa Barat,” kata Hj Euis bangga.

Wakil Kepala SMK Al Basith H Hervi Handiana ST menjelaskan, SMK harus memiliki kompetensi dan bisa menerapkannya di dunia kerja.

Untuk inovasi SMK Al Basith sudah memiliki program mikrotik akademi dari Latvia sejak 2018.

“Jadi bisa melaksanakan pendidikan training dan sertifikasi mikrotik bertaraf internasional. Itu khusus teknik komputer dan jaringan lulusannya berbeda, karena memiliki keahlian mikrotik Internasional,” ujarnya. (riz)

Be the first to comment on "SMK Al Basith Kota Tasikmalaya Bekali Daya Saing Internasional"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: