Sosialisasi Pembangunan Pagar Pembatas

Pagar Keliling Kampus 2 Masuk Tahap Lelang

SOSIALISASI. Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Nundang Busaeri Ir MT menyosialisasikan rencana pembangunan pagar kepada masyarakat Kelurahan Murgarsari dan Kelurahan Sumelap Kecamatan Tamansari di Gedung Fakultas Pertanian Unsil Kampus 2 Tamansari, Selasa (22/12/2020).

TASIK – Universitas Siliwangi (Unsil) menyosialisasikan rencana pembangunan pagar pembatas lahan Kampus 2 Unsil kepada masyarakat Kelurahan Murgarsari dan Kelurahan Sumelap Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya, Selasa (22/12/2020).

Sosialisasi dihadiri Camat Tamansari, Lurah Murgarsari, Lurah Sumelap, dan puluhan masyarakat sekitar Unsil Kampus 2 di Kecamatan Tamansari.

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Nundang Busaeri Ir MT mengatakan sosialisasi pembangunan pagar itu sebagai keterbukaan informasi bagi masyarakat sekitar Unsil.

Dengan demikian, warga bisa sama-sama mengawasi dan menciptakan lingkungan yang aman atau kondusif.

LOKASI. Pihak Unsil menunjukkan peta lokasi yang akan dipagar.

“Fungsi sosialisasi pembatasan ini sebagai klasifikasi dan izin kepada masyarakat untuk melakukan batasan luasan tanah yang dimiliki aset pemerintah untuk pelayanan pendidikan di Unsil,” katanya kepada Radar, Selasa (22/12/2020).

Sosialisasi juga sebagai antisipasi terjadinya kesalahpahaman dengan masyarakat sekitar.

Bila informasi telah disampaikan, pihak kampus bisa tertib memanfaatkan lahan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia unggul, berkarakter, dan berkualitas.

“Pemagaran tanah seluas 30 hektar ini sudah diamanatkan sejak tahun 2016 untuk menjaga aset milik negara. Namun bisa terlaksana pembangunan pagarnya diperkirakan Maret 2021,” ujarnya.

Rencananya, kata Nundang pembangunan pagar itu membentang dari sisi utara, selatan, barat, hingga timur.

Jika pembangunan pagar dimulai, dia berharap masyarakat bisa memaklumi gangguan-gangguan yang timbul.

“Apabila nantinya pagar ini dibagun kebetulan tanahnya dimanfaatkan oleh masyarakat untuk bercocok tanam palawija atau padi-padian mohon diikhlaskan.

Selain itu mohon permaklumannya ketika saat pembangunan merasa terganggu, terutama di sebelah timur minta kerja samanya,” katanya.


Untuk saat ini, pembangunan pagar Unsil pada 2021 ini masih tahap lelang. Dengan menghabiskan anggaran Rp 9,5 miliar.

Kepala Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tasikmalaya Ali Ridho SH menyatakan apa yang dilakukan Unsil ini sebagai upaya preventif dalam pengelolaan barang atau aset milik negara dengan tiga T: tertib administrasi, tertib fisik, dan tertib hukum. “Tujuannya sebagai mitigasi lebih awal untuk mengamankan aset negara,” ujarnya.

Camat Tamansari Ukim Sumantri menyambut baik pemagaran Unsil demi keamanan dan ketertiban di lingkungan kampus.

“Saya menitipkan pesan agar Unsil bisa memberikan kebermanfaatan di sekelilingnya dengan menjadi pusat kegiatan masyarakat,” katanya.

DAPAT PENGHARGAAN. Rektor Unsil Tasikmalaya Prof Dr H Rudi Priyadi Ir MP menerima penghargaan Unsil sebagai Satker Terbaik Pertama yang diserahkan Plt Wali Kota Tasikmalaya Drs H Muhammad Yusuf (kanan), Kamis (17/12/2020).

Jadi ketika membangun akses jalan tidak hanya pintu gerbang utama saja seperti di sisi selatan dan utara.

Namun juga melihat kebutuhan masyarakat agar akses jalan bisa direncanakan sekarang-sekarang, seperti membuka jalan juga di sebelah barat dan timur.

“Intinya pihak Unsil tidak hanya melihat saat ini saja. Tetapi juga bisa berpandangan di masa yang akan mendatang untuk jalan masuk masyarakat di sebelah barat dan timur,” ujarnya. (riz)

Be the first to comment on "Pagar Keliling Kampus 2 Masuk Tahap Lelang"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: