Kembangkan Ekonomi Pesantren, Membuka Unit Usaha Kuliner

SANTAP MAKANAN SUNDA. Konsumen Rumah Makan Saung Panyawah saat akan menyantap nasi liwet beberapa waktu lalu atau sebelum pandemi. Foto kiri bawah, pemain dan ofisial Persib saat makan di Rumah Makan Saung Panyawah. Foto kanan, konsumen berfoto bersama di depan Rumah Makan Saung Panyawah.

Pondok Pesantren Idrisiyyah terus mengembangkan berbagai unit usaha, mulai sektor pertanian, peternakan, perikanan, sembako dan unit usaha lainnya.

Kini Idrisiyyah fokus mengembangkan unit usaha kuliner yakni Rumah Makan Saung Panyawah di Jalan Raya Tasik- Ciawi Mekarwangi Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya.

Ketua Koperasi Pondok Pesantren Idrisiyyah Ustaz Ahmad Tazaka Bonanza (AKA) mengatakan, Pondok Pesantren Idrisiyyah ini memiliki beberapa unit bisnis dengan berbagai bidang bisnis.

Unit bisnis kuliner juga menjadi fokus pengembangan koperasi pondok pesantren Idrisiyyah.

Ustaz Ahmad Tazaka Bonanza (AKA) Ketua Koperasi Pondok Pesantren Idrisiyyah

”Kita juga memiliki unit bisnis bidang kuliner, setelah ada Rumah Makan Padang dan juga Rumah Makan Baso, kita mendirikan RM Saung Panyawah,” kata Ustaz AKA Selasa (15/12/2020).

Saung Panyawah tersebut merupakan rumah makan dengan khas masakan Sunda. Makanannya mampu menjangkau semua lidah bagi para penikmatnya.

”Cita rasanya yang rumahan, yang dikenali semua lidah orang sunda,” kata tokoh muda inspiratif ini.

Untuk harga tidak usah khawatirkan untuk bisa menikmati masakan khas Sunda yang disediakan oleh RM Saung Panyawah. ”Harga bersahabat bisa menjangkau semua kalangan masyarakat,” kata dia.

Pembeda menu makan yang disediakan di Rumah Makan Saung Panyawah yaitu masakan khas Sunda seperti, sayur jantung pisang, piritan, sayur tutut, picung dan lainnya. ”Tentu itu disajikan dengan berbagai bumbu rempah-rempah,” kata Ustaz AKA menjelaskan.


Yang tidak kalah dengan rumah makan lainnya, unit usaha Pondok Pesantren Idrisiyyah ini menyajikan suasana view hamparan sawah dan santai.

”Suasana ini insyaallah akan menjadi tempat yang nyaman sebagai tempat makan bersama keluarga dan mudah-mudahan menjadi favorit,” kata Ustaz AKA.

Saat ini, RM Saung Panyawah ini terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

”Unit usaha kuliner ini kami dirikan pada tahun 2017 lalu. Artinya tahun ini sudah berusia 3 tahun berdiri melayani dan memberikan hidangan hidangan terbaiknya,” kata tokoh muda nasional ini.


Kabar baiknya, di rumah makan khas Sunda itu, selain bisa di makan di tempat, juga menerima pesanan untuk acara. ”Mudah-mudahan ke depannya bisa pesanan per orang melalui Qini online,” kata dia menjelaskan.

Ustaz AKA berharap, melalui rumah makan ini bisa lebih meningkatkan omzet dan kualitas pelayanan kepada masyarakat penikmat makanan khas Sunda.

“Kita juga berharap di tahun depan bisa membuka beberapa cabang Saung Panyawah atau unit kuliner lainnya juga melalui unit usaha kuliner ekonomi pesantren terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Ustaz AKA berharap. (ujg)

Be the first to comment on "Kembangkan Ekonomi Pesantren, Membuka Unit Usaha Kuliner"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: